Ulasan film Maleficent: Mistress of Evil

Ulasan film Maleficent: Mistress of Evil

Ulasan film Maleficent: Mistress of Evil

Maleficent, yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh jahat yang merupakan musuh dari Aurora, pada film pertamanya ia digambarkan menjadi orang yang jahat, namun pada akhir film ia menjadi sosok yang baik. Tapi apakah pada film Maleficent: Mistress of Evil ini dia masih baik?

Sama seperti film sebelumnya, film Maleficent: Mistress of Evil ini masih diperankan oleh Angelina Jolie. Maleficent sendiri merupakan sosok yang memiliki mata berwarna hijau, tanduk hitam besar, tulang pipi yang tampak menonjol, dan jangan lupakan sayap besarnya yang membuat Maleficent semakin kuat.

Film ini merupakan sebuah film dongeng-aksi yang lebih berwarna, energik, dan mengharukan jika dibandingkan dengan film pertamanya. Hal ini dikarenakan pada film pertamanya, maleficent menjadi menyayangi Aurora yang diperankan oleh Elle Fanning, seorang gadis yang ia kutuk karena sakit hati dengan raja.

Sedangkan pada filmnya kali ini, ia seakan kembali kepada jati dirinya sebagai tokoh jahat. Namanya yang idenktik dengan kejahatan membuat banyak orang tidak percaya jika dikatakan Maleficent telah berubah.

Pada film terbarunya ini, Aurora kini menjadi ratu di Moor, sebuah hutan ajaib tempat dia dan Maleficent tinggal. Efek yang ada membuat hutan ini sungguh tampak hidup, apalagi hamparan bunga bersinar dan kupu – kupu beraneka warna memenuhi hutan. Makhluk – makhluk lucu juga ada di sini, hutan ini menjadi tampak seperti surga.

Di film ini, dikisahkan Aurora yang akan bertunangan dengan Pangeran Philip yang diperankan oleh Harris Dickinson. Ia merupakan pangeran dari kerajaan tetangga Ulstead. Jika diperhatikan, aktor yang memerankan Philip pada film Maleficent: Mistress of Evil ini berbeda dengan Philip di film pertamanya.

Pada film akan ada ibu dari Philip, seorang ratu Ingrith yang cantik, elegan, tampak baik dan bijaksana. Namun sayangnya, ia merupakan penjahat yang bersembunyi dibalik senyumnya yang menyamarkan rencananya untuk bisa menggagalkan pernikahan dan mengambil tanah kekuasaan di Moor.

Dia menyembunyikan semua hal ini dari semua orang, kecuali anak buah kepercayaannya. Di bawah ruang pakaiannya, tersembunyi bengkel kerja dimana para anak buahnya membuat debu merah beracun yang dapat membunuh bangsa Moors dan juga peluru besi yang merupakan kelemahan dari Maleficent.

Ketika Aurora dan Maleficent bertemu dengan orang tua dari Philip, saat itulah kejahatan dari ratu ini dimulai. Aurora yang takut Maleficent akan menakuti orang tua Philip, berusaha untuk menyembunyikan tanduknya di balik syal. Ia juga berusahan membuat Maleficent tidak mengatakan sesuatu yang dapat membuat orang tua Philip tidak suka.

Namun suatu kejadian terjadi, Maleficent marah karena ia tidak suka dengan keadaan yang ada. Hal ini membuat ia mengeluarkan sihirnya, namun ia sebenarnya belum melakukan apa apa. Yang mengherankan adalah ayah dari Philip tiba – tiba terjatuh. Maleficent diduga menjadi penyebab hal tersebut.Pada titik inilah Maleficent yang tidak merasa melakukan apa – apa, berubah menjadi karakter yang buruk.

Raja John berada dibawah mantera tidur karena ditusuk dengan menggunakan jarum pemintal benang yang pernah Maleficent kutuk, ia ditusuk oleh istrinya sendiri yang gila kekuasaan.

Dihari pernikahan, Ingrith mulai melakukan aksinya, ia mengurung para peri di dalam tempat pelaksanaan pernikahan, dan mulai melemparkan bubuk – bubuk merah untuk membunuh para peri. Sedangkan manusia dan peri yang diluar kastil saling bertarung.

Maleficent yang terluka akibat perang, membawa bangsanya untuk mengalahkan manusia yang ada di bawah perintah Ratu Ingrith. Ia akhirnya memenangkan pertempuran setelah melewati banyak drama. Saat sedang bertempur, Maleficent melihat usaha dan kegigihan pangeran Philip. Ia akhirnya setuju dengan pernikahan antara Aurora dan Philip. Pada akhir kisahnya, ratu Ingrith tidak mati, melainkan ia berubah menjadi seekor kambing.

Jadi bagaimana? Apakah tertarik untuk menyaksikan film Maleficent: Mistress of Evil yang penuh dengan makna ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *