Ulasan Toy Story 4

Toy Story sepertinya sudah bukan lagi film yang asing untuk kita, khususnya untuk anak – anak generasi 90’an. Banyak yang berpikir Toy Story 3 yang rilis di tahun 2010 merupakan akhir dari perjalanan Woody dan kawan – kawannya. Ternyata masih ada Toy Story 4 yang membawa kisah baru dan konsep yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Di Toy Story 4 ini, tetap mengisahkan Woody dan teman – temannya, namun dengan sudut pandang berbeda. Sebelumnya Woody selalu yakin kalau keberadaan dia di dunia ini untuk memastikan kebahagiaan pemiliknya. Dulu ia merupakan milik Andi, kini ia sudah menjadi milik Bonnie.

Suatu ketika, Bonnie yang baru memulai sekolah membawa pulang mainan baru yang diciptakannya dari sampah. Ia memberi nama mainan itu Forky.

Woody yang mengetahui kalau Forky membantu Bonnie untuk merasa senang di sekolah mencoba untuk menghalangi Forky yang selalu ingin membuang diri karena menganggap dirinya merupakan sampah.

Saat Bonnie dan keluarganya sedang berlibur, terdapat suatu kejadian yang membuat Woody dan Forky harus terpisah dari yang lain. Ini membuat mereka berdua melalui perjalanan jauh dan petualangan baru yang akhirnya mempertemukan Woody dengan teman lamanya yang hilang, Bo Peep.

Film ini mengajarkan tentang pada setiap akhir, maka nantinya akan menjadi awal dari kisah yang baru.

Di sini Bo Peep sudah bukan merupakan mainan dari adik Andi, ia disumbangkan, namun akhirnya ia memilih untuk menjadi mainan yang bebas.

Dulu ketika ia merupakan mainan Andi, ia selalu di spesialkan. Sedangkan saat ia menjadi mainan Bonnie, gadis cilik itu seakan tidak menganggapnya. Tapi itu tidak membuat Woody kesal dengan Bonnie, ia tetap berusaha membuat gadis kecil itu bahagia.

Bahkan ia berusaha untuk menjaga Forky meski kesal pada mainan buatan Bonnie itu, karena jika Forky hilang khawatir Bonnie akan bersedih.

Selain menghibur dengan tingkah lucu mainan yang ada di film ini, ada juga sisi horor yang membuat penonton tegang ketika menontonnya.

Yaitu ketika berada di toko mainan antik dan bertemu dengan mainan bernama Benson yang karakternya mirip dengan Slappy di film Goosebumps. Itu memberikan warna tersendiri di film Toy Story 4 ini.

Mengenai adegan sedih, sepertinya tidak ada seri Toy Story yang dapat menyaingi adegan di Toy Story 3 ketika Andi mencoba merelakan mainan – mainannya untuk Bonnie.

Kalau melihat kembali karakter mainan yang sudah ada sejak tahun 995 ini, mereka tetap tampil sama menyenangkannya dengan film – film sebelumnya.

Yang membuat beda adalah pada film ini Buzz tidak lagi menjadi pemeran utama kedua, namun ia tetap menjadi sahabat terbaik Woody.

Vvisual dari film ini bisa membuat mata kita nyaman memandanginya. Film yang digarap puluhan bulan ini menghasilkan animasi yang tampak nyata, bahkan para pemainnya tampak benar – benar hidup di dunia nyata.

Warna – warna yang ada akan menyesuaikan dengan mood. Seperti ketika Woody dan Forky berjalan kembali menuju Bonnie, di situ adalah momen yang cukup sendu, maka warna yang di tampilkan agak kelabu.

Lagu – lagu yang sudah ada sejak film pertamanya masih bisa kita dengarkan dan tetap eksis, sehingga bisa membuat kita merasakan nostalgia.

Ketika menyaksikan film ini, jangan terlalu berespektasi pada konflik yang ada, karena memang dasarnya merupakan film untuk anak – anak. Sebaiknya nikmati saja filmnya.

Ulasan Film Inside Out

Pernahkah kamu berpikir sebenarnya apa yang terjadi pada otakmu ketika sedang menangis, tertawa, malu, marah, dan jijik terhadap sesuatu? Di film Inside Out ini, kalian akan melihat gambaran bagaimana kerja otak dengan cara yang menggemaskan. Mungkin itu bukan benar – benar bagaimana otak bekerja, hanya saja ini tetap menjadi tontonan menarik untuk disaksikan bersama dengan keluarga.

Inside out adalah film dari Pixar Animation Studio yang dirilis pada tahun 2015 oleh Walt Disney Pictures. Film ini akan mengajak penonton melihat perubahan emosi yang signifikan saat seorang anak, bernama Riley, ketika ia memasuki usia remaja.

Diawali dengan kisah masa kecil Riley yang merupakan anak ceria dan periang, ia juga penuh dengan kasih sayang yang orang tuanya berikan. Sampai suatu ketika, ia dan keluarganya harus pindah ke San Fransisco, California, yang membuat Riley mengalami perubahan emosi dalam dirinya.

Ia merasa kesulitan untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan sekitarnya yang dirasa benar – benar berbeda dengan tempat yang sebelumnya.

Dalam film ini, Riley memiliki 5 karakter emosi, yaitu Joy, Sadness, Fear, Disgust, dan Anger. 5 karakter ini cukup untuk mewakili perasaan apa yang ingin disampaikan ke penonton. Kita akan diajak untuk melihat bagaimana isi kepala dari Riley.

Dapat dikatakan film ini sangat menarik untuk disimak, terlebih lagi sebelumnya sudah dilakukan riset selama 5 tahun lamanya sebelum membuat film ini. Inside Out menunjukkan bahwa memori yang penting dan yang paling berarti nantinya akan disimpan pada core memories dan akan memberikan pengaruh yang besar.

Core memories ini akan menentukan bagaimana nantinya kepribadian dari Riley. Sementara memori lain akan disimpan pada penyimpanan yang luas, baik untuk jangka panjang atau pun memori jangka pendek. Ini semua nantinya akan diproses ketika sedang tertidur, jadi kadang – kadang ada ingatan yang terbuang dan terlupakan ketika kita bangun dari tidur.

Film ini akan mengajak penonton untuk melihat perjalanan dari Joy dan Sadness yang memiliki sifat bertolak belakang. Joy tidak ingin Riley bersedih, itu sebabnya ia tidak begitu menyukai Sadness.

Mereka berdua secara tidak sengaja terhisap oleh pipa yang seharusnya membaca core memories dan menyebabkan mereka berdua terpaksa harus mencari jalan untuk bisa kembali ke tempat asal mereka. Awalnya memang terjadi banyak perseisihan, namun seiring dengan perjalanan mereka, lama – lama mereka semakin mengerti satu sama lainnya.

Jika diperhatikan lebih lanjut, film ini seakan menunjukkan transisi dari sisi anak – anak ke dewasa. Pemikiran ini yang membuat penonton mudah untuk tersentuh ketika menyaksikannya.

Ketika di perjalanan, Joy dan Sadness bertemu dengan teman imaginary Riley yang sudah mulai dilupakan oleh gadis itu. Tokoh berbentuk gajah dan permen kapas itu bernama Bing Bong. Ia membantu Joy dan Sadness untuk menemukan jalan menuju tempat asal Joy dan Sadnees. Tapi di tengah perjalanan mereka, Bing Bong yang berusaha untuk menyelamatkan Joy akhirnya mengorbankan diri untuk dilupakan oleh Riley selamanya agar Joy bisa tetap pergi dari jurang.

Moral yang bisa kita ambil dari film ini salah satunya adalah mengenai kita yang harus menerima segala aspek dalam diri kita. Masing – masing emosi yang ada pada diri bisa berperan penting untuk proses kedewasaan kita. Oleh karena itu kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik nantinya ketika sudah menerima diri kita sepenuhnya.

Teori Film Oleh Penggemar yang Menggemparkan

Selama ini Disney dikenal memiliki film – film yang ramah dengan anak dan soundtrack lagu – lagunya sangat mudah untuk diingat. Tetapi dibalik kesuksesan lagu – lagu mereka, ada beberapa film yang diwarnai dengan beragam teori oleh fans.

Banyak yang menganggap juga kalau film – film di Disney dibuat secara terpisah dan berkaitan satu sama lainnya. Itu membuat film – film Disney yang ramah untuk anak – anak seketika berubah menjadi film yang cukup membuat bulu kuduk merinding.

Berikut ini adalah teori dari para penggemar mengenai beberapa film dari Disney.

Teori Film Disney

1.Frozen

Ada beberapa teori yang membahas mengenai film Frozen ini. Pertama adalah kemungkinan Elsa dan Anna merupakan kakak dari Tarzan. Teori ini juga tidak dibantah oleh sutradara film, Chris Buck. Namun ia juga tidak membenarkan hal itu.

Ada juga teori lain yang berhubungan dengan film Disney. Di mana, sebelum adanya film Frozen, banyak orang mengatakan kalau Disney sedang membekukan Walt Disney agar nantinya jika teknologi penghidupan manusia beku bisa menjadi nyata, mereka bisa kembali menghidupkan Walt Disney.

Karena teori tersebut, Disney dikatakan membuat film Frozen untuk menutupi kabar – kabar tersebut. Sehingga ketika mencari kata Frozen Disney di Google, kita hanya akan menemukan film Frozen ini.

2.Tarzan

Jika tadi Tarzan dikabarkan merupakan adik dari Anna dan Elsa, di film Tarzan, para penggemar banyak yang meyakini kalau Jane, kekasih Tarzan, merupakan anak dari Belle dan Beast. Ini mecuar setelah fans yang menyamakan rambut dan wajah Jane yang mirip dengan Belle pada animasi Disney, Beauty and the Beast.

Selain itu Jane juga mengenakan pakaian berwarna kuning, mirip dengan gaun milik Belle. Ditambah dengan pusaka keluarga Jane yang memiliki kesamaan dengan yang ada di Beauty and the Beast. Itu terungkap saat seekor primata memainkan perlengkapan minum teh yang mirip dengan Mrs. Potts dan Chip.

3.Beauty and the Beast

Banyak yang menganggap kalau Alladin hanya sebuah fiksi yang ada dalam kisah Beauty and the Beast. Fans berpendapat kalau Belle gemar membaca film Aladdin, ditambah dengan fakta di mana Belle menyebutkan kalau cerita favoritnya adalah kisah fiksi buatan seorang penulis yang jauh di sana. Kisah mengenai pertarungan pedang, mantra sihir, dan seorang pangeran yang menyamar.

Kisah itu memang cukup mirip dengan kisah dari Beast yang disihir, bertarung dengan Gaston, dan berperawakan seperti monster. Tapi tanggapan ini semakin diperkuat dengan film Aladdin yang baru muncul tepat 1 tahun kemudain setelah film Beauty and the Beast tayang.

4.Up

Terakhir adalah film animasi UP yang digarap oleh Pixar dan Disney. Awal dari film ini kisahnya cukup menyedihkan. Sang tokoh utama, Carl, ditinggalkan oleh istri yang sangat dicintainya ketika mereka sudah menginjak usia senja. Ia kemudian melakukan petualangan dengan menaiki rumahnya yang terbang menggunakan balon – balon.

Banyak yang yakin kalau sebenarnya Carl sudah meninggal tidak lama setelah ia mendapatkan kabar rumahnya akan digusur. Sedangkan petualangan Carl untuk menuju ka Paradise Fall adalah perjalanannya menuju Surga. Russel dikatakan sebagai malaikat pelindung dari Carl.

Namun teori ini dianggap paling tidak masuk akal, karena pada akhir film terdapat bagian di mana Russel menjadi peserta upacara dan seseorang menyematkan lencana padanya. Semua orang juga melihat keberadaan mereka berdua.

Itulah beberapa teori yang dibuat oleh fans penggemar Disney. Ada teori lain yang kamu ketahui?

Film Disney Tentang Keluarga dan Persahabatan

Banyak tema yang Disney bawakan pada setiap film – filmnya. Baik tema apa pun itu pastinya Disney selalu menyelipkan pesan – pesan moral untuk para penontonnya. Salah satu tema yang paling sering digunakan oleh Disney adalah mengenaik Keluarga dan Persahabatan. Film – film ini tentunya sangat cocok jika ditonton bersama dengan keluarga atau sahabat.

Berikut ini adalah film Disney yang bertemakan keluarga dan persahabatan terbaik.

Rekomendasi Film Disney Keluarga dan Persahabatan

1.Toy Story

Siapa yang tidak tahu film Toy Story? Film yang satu ini mengisahkan tentang perjalanan mainan milik Andy yang tersesat dan jauh dari pemiliknya. Woody yang awalnya tidak menyukai Buzz terpaksa harus menjaganya agar Andy tidak sedih dan kecewa saat kehilangan 2 mainan kesukaannya. Buzz Lightyear merupakan robot astronot yang tidak menyadari kalau dirinya adalah mainan, sehingga Woody kesulitan ketika menjaga Buzz.

Meski diawali dengan saling tidak suka, lama kelamaan rasa persahabatan dan kekeluargaan yang ada pada film ini semakin terasa saat Woody dan Buzz mulai mengerti satu sama lain.

2.Finding Nemo

Berikutnya ada film Finding Nemo yang mengusung tema keluarga. Mengisahkan tentang anak yang hilang dari ayahnya. Anak yang bernama Nemo ini merupakan satu – satunya yang tersisa sebelum saudaranya yang lain dan ibunya dimakan predator. Itu yang membuat sang ayah sangat protektif terhadap Nemo.

Hingga suatu ketika Nemo hilang karena tertangkap penyelam. Ayahnya bertemu dengan seekor ikan biru bernama Dori yang kemudian bersamanya mencoba menemukan Nemo. Nemo yang ditangkap dan dimasukkan ke akuarium menemukan keluarga baru di akuarium, sedangkan ayahnya dan Dori menjadi sahabat yang dekat.

3.Wall-E

Meski film ini pemeran utamanya adalah robot, bukan berarti mereka tidak memiliki perasaan dan tidak dapat membuat kita tersentuh. Dalam film ini mengisahkan tentang keadaan bumi di masa depan yang dimana bumi sudah dipenuhi oleh sampah. Wall-E merupakan robot yang ditugaskan untuk membersihkan sampah yang ada di bumi, awalnya jumah Wall-E sangat banyak, namun karena badai jumlahnya semakin lama berkurang dan akhirnya hanya menyisakan Wall-E.

Suatu ketika, Eve si Robot masa depan, ditugaskan ke bumi untuk memperiksa keadaan. Ketika menemukan tanaman, Eve tiba – tiba menutup. Lalu Wall-E mengikutinya hingga ke pesawat luar angkasa yang berisi manusia – manusia yang hidupnya sudah berubah. Di sini, Wall-E dan Eve sama – sama berusaha untuk bisa mengembalikan kejayaan di bumi.

4.Up

Up merupakan sebuah film legendaris yang hampir semua orang sudah menontonnya. Mengisahkan tentang seorang kakek yang ingin mewujudkan keinginan istrinya, yaitu memindahkan rumah mereka ke Angel Falls. Kakek itu lalu membawa rumahnya dengan cara menerbangkan balon – balon untuk menerbangkan rumahnya.

Namun masalahnya, ada seorang anak pramuka yang turut ikut. Awalnya kakek ini tidak menyukai Russel, namun lama kelamaan mereka saling melengkapi dan menjadi lebih dekat.

5.Coco

Terakhir ada film Coco, sebuah film yang kekeluargaannya sangatlah terasa. Bermula dari keinginan Miguel untuk bermain musik, namun ditentang oleh keluarganya. Keluarganya menganggap kalau kakek buyut mereka sudah berkhianat karena musik.

Pada saat menyambut perayaan orang mati, Miguel tertarik ke dunia arwah dan menyebabkan dirinya bertemu dengan arwah terlupakan di dunia arwah. Lalu ia menemukan fakta – fakta baru yang tidak pernah ia sangka sebelumnya.

Itulah beberapa tayangan dari produksi Disney yang menunjukkan tema kekeluargaan dan persahabatan. Manakah film yang menarik perhatianmu?

Review Mickey Mouse Clubhouse

Bagi pecinta Disney, pasti tahu dong siapa Mickey Mouse?

Mickey Mouse adalah karakter maskot dari The Walt Disney Company yang diciptakan langsung oleh Walt Disney. Dari sekian banyaknya jenis series dan film yang terdapat Mickey Mousenya, Mickey Mouse Clubhouse adalah salah satu film animasi berseri untuk anak – anak yang Disney tayangkan melalui Disney Channel sejak tahun 2006 lalu.

Terdapat karakter Disney lain juga, seperti Mini Mouse, Donald Duck, Desi Duck, Goofy, dan Pluto. Pada setiap episode yang ditayangkan pada Mickey Mouse Club House akan mengajak penonton untuk membantu memecahkan masalah yang sedang para karakter alami.

Biasanya penonton akan diminta membantu menghitung, menebak, mengingat, dan tentunya ikut bersenang – senang ketika masalah sudah terpecahkan. Program ini akan membantu anak – anak dalam mengenal sosial, lebih pengertian, dan juga tangkas dalam mengingat.

Orang tua harus memahami kalau acara Mickey Mouse Clubhouse ini merupakan series yang didesain untuk membantu para balita dalam menyelesaikan masalah mereka dan membantu anak –anak dalam mempelajari matematika dasar. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk anak.

Dapat dikatakan Mickey Mouse Clubhouse adalah acara yang menjadi favorit jangka panjang di Disney Channel, khususnya untuk para balita.

Untuk setiap episodenya, sebelum dimulai Mickey akan mengajak para penonton untuk memunculkan Clubhouse dengan cara mengucapkan mantra.

Seperti ini “ Miska Mouseka Mickey Mouse… Ucapkan bersamaku…. Miska Mouseka Mickey Mouse”

Setelah itu akan ada opening dengan lagu theme mereka, berikut liriknya dalam bahasa Indonesia.

M I K I Miki… M O U S E

M I K I Miki… M O U S E

Club bermain Mickey, Ikutlah bergembira…

Club bermain Mickey, Ikutlah bergembira…

Apakah Donald ada? Hello…

Desi.. Hai

Goofy, Yak Ya

Pluto, Wuf Wuf

Mini, hai..

Micky, Siap!

Club bermain Mickey, ikutlah bergembira…

Club bermain Mickey, ikutlah bergembira…

M I K I Miki… M O U S E

M I K I Miki… M O U S E

Nada yang ada pada lagu itu terdengar menyenangkan, sehingga ketika menyanyikannya, anak – anak akan turut terbawa suasana dan ikut menyanyikan lagu tersebut.

Lagu lain yang tidak kalah ikonik mereka, Hot Dog Dance…

Hot dog! (Hot dog)

Hot dog!

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

Now we got ears, it’s time for cheers

Hot dog, hot dog, the problem’s solved

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

Grab my boots and a sandwich

Let’s start a parade

Get the coconut drum kit

For Daisy to play

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

We’re taking off, we’re dancing now

Hot dog, leapfrog, and holy cow

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

It’s a brand new day

Whatcha waiting for?

Get up, stretch out, stomp on the floor

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

Hot dog, hot dog, hot diggety dog

We’re splitting the scene

We’re full of beans

So long for now from Mickey Mouse (That’s me!)

And the Mickey Mouse Clubhouse

Lagu – lagu yang mereka miliki memang sangat earcatching dan dapat membuat anak – anak teredukasi dan juga terhibur. Jadi acara ini sangat cocok untuk diberikan ke anak – anak!

Film Animasi Disney Kurang Populer Tapi Wajib Ditonton!

Disney memang selalu memiliki film – film yang booming di pasaran dan karyanya selalu membekas di hati. Banyak pesan positif yang bisa diambil dari film – film Disney. Namun dari banyaknya film – film Disney, tahukah kamu kalau sebenarnya banyak film Disney yang kurang populer.

Meski kurang populer, film – film tersebut bukan berarti jelek! Mereka memiliki ciri khasnya tersendiri dan tetap memiliki pesan positif untuk para penonton. Berikut ini adalah beberapa film Disney yang kurang populer namun kisahnya tak kalah menarik!

Film Disney Tidak Populer Namun Menarik

1.Meet the Robinsons

Lewis merupakan seorang anak yatim piatu yang tinggal di sebuah panti asuhan. Bocah ini merupakan seorang anak jenius yang selalu mencoba menciptakan sesuatu. Pada suatu ketika penemuan terbarunya dicuri oleh orang jahat bernama Bowler Hat Guy.

Ia merasa putus asa dan bersedih. Ditengah keputusasaannya itu Lewis didatangi oleh seorang bocah yang datang dari masa depan yang bernama Wilbur Robinson. Wilbur membawa Lewis ke masa depan dan bertemu dengan keluarganya yang eksentrik.

Dalam film ini, kita bisa mengambil pesan tentang kepercayaan pada diri sendiri. Selain itu ada juga motto yang Lewis dewasa miliki “ Keep Moving Forward “ Sebuah kata – kata yang bisa membantu kita menjadi lebih terpacu untuk semangat maju ke depan.

2.The Princess and the Frog

Meski kisah yang menjadi inspirasi film Disney satu ini sudah dikenal oleh banyak orang, namun sayangnya jika dibandingkan dengan film Disney lain, The Princess and the Frog kurang mendapatkan perhatian.

Dikisahkan pada film ini tentang seorang gadis bernama Tiana yang merupakan wanita pekerja keras. Ia selalu bekerja tanpa kenal lelah demi bisa mewujudkan keinginan mendiang ayahnya yang ingin mendirikan restoran. Suatu ketika, teman baiknya mengundang Tiana untuk menghadiri pesta ulang tahunnya. Karena itu Tiana berdandan secantik mungkin dan menyerupai seorang putri.

Lalu datanglah Prince Naveen yang kala itu sudah menjadi kodok dan meminta Tiana untuk menciumnya. Bermaksud untuk kembali ke bentuk manusia, malah Tiana ikut menjadi seekor kodok.

Bagaimana kelanjutan perjalanan 2 orang yang menjadi kodok ini?

3.A Bug’s Life

Filk merupakan seekor semut yang pandai menciptakan beragam alat aneh yang tidak begitu disukai oleh para koloninya. Apalagi ketika alat ciptaannya menghancurkan stok makanan yang sudah koloninya kumpulkan dalam waktu yang lama.

Makanan itu nantinya akan mereka berikan kepada Hopper dan koloni belalangnya. Karena kurangnya makanan yang ada, Hopper meminta koloni semut tersebut untuk bisa mengumpulkan makanan 2 kali lebih banyak. Jika tidak, mereka mengancam akan memusnahkan koloni semut itu.

Dalam film ini, Disney akan mengajak kita ke dunia serangga yang mencoba menyelamatkan koloninya. Bukan hanya semut saja, kamu akan melihat serangga – serangga lain yang semakin membuat film ini menarik untuk disaksikan.

4.Atlantis : The Lost Empire

Terakhir ada Atlantis : The Lost Empire, sebuah film animasi yang kurang populer meski memiliki kisah seru dan menegangkan. Berkisah mengenai seorang katografer museum, Milo, yang tergabung dengan sekelompok penjelajah untuk menemukan kerajaan yang hilang, Atlantis.

Ternyata para penjelajah itu memiliki rencana tersebunyi, yaitu untuk membawa Crystal Heart of Atlantis untuk dijual. Milo dengan baik hati membantu rakyat Atlantis untuk melindungi harta berharga mereka.

Itulah beberapa film Disney yang kurang populer namun wajib untuk dijadikan tontonan, selamat menyaksikan!

Review : Bolt

Jika kamu dulu sering kali duduk di depan layar televisi dan menonton acara kartun, mungkin sudah mengenal film satu ini. Bolt merupakan film animasi petualangan yang diproduksi Walt Disney Animation Studios.

Film yang disutradarai oleh Chris Williams dan Byron Howard ini memiliki plot film yang berpusat pada cerita seekor anjing putih bernama Bolt. Anjing ini sejak kecil sudah berada di set televisi dan berpikir jika ia merupakan anjing yang memiliki kekuatan super. Ini karena produser yang menipu Bolt sepanjang hidupnya selama pembuatan film. Semua tampak nyata, Bolt percaya.

Pada suatu episodenya, dikisahkan kalau Penny, pemilik Bolt, diculik oleh karakter jahat. Bolt tentunya tidak tinggal diam dan berusaha untuk menyelamatkan Penny. Namun pengambilan gambar dihentikan dan Bolt dimasukkan ke dalam van tempat ia dan Penny biasa bertemu selesai syuting.

Karena merasa pemiliknya dalam bahaya, Bolt berusaha keluar dari tempat itu dan mencoba menemukan Penny. Namun ia malah terperangkap pada kotak yang berisi busa dan dikirim ke New York. Karena busa itulah Bolt merasa kekuatannya terserap.

Ditengah pencariannya, ia bertemu dengan seekor kucing jalanan bernama Mittens. Bolt dan Mittens akhirnya bersama mencoba menemukan Penny. Bukan hanya Mittens saja yang bergabung dengan Bolt, namun juga ada Rhino, seekor hamster yang merupakan penggemar fanatik Bolt.

Sementara itu Penny bingung akan menghilangnya Bolt, namun pihak studio meyakinkan dia kalau acara harus terus berjalan. Jadi mereka memberikan Penny anjing yang mirip dengan Bolt, namun tentunya dengan perasaan yang tidak sama.

Mittens adalah kucing yang realistis, ia kerap kali mengatakan ke Bolt kalau anjing itu tidak memiliki kekuatan super. Hal ini membuat Bolt menjadi frustasi dan mencoba untuk menggunakan kekuatan “Super Bark”-nya kepada Mittens. Namun sialnya, gonggongan Bolt membuat mereka berdua tertangkap oleh pihak penampungan hewan.

Ketika dalam perjalanan ke tempat penampungan hewan, Rhino membebaskan Bolt, namun tidak dengan Mittens. Tapi akhirnya mereka berhasil menyelamatkan mittens dengan penyelamatan yang lucu dan cukup menegangkan.

Setelah kejadian itu, ikatan antara mereka bertiga semakin jelas terasa. Mittens mengajarkan Bolt bagaimana cara menjadi anjing rumahan. Kucing ini juga mengajak Bolt untuk tinggal bersama di Las Vegas, namun Bolt menolak dan memilih untuk tetap mencari Penny. Karena itu Mittens mengatakan kalau manusia tidak benar – benar mencintai hewan peliharaan. Ini karena ia pernah menjadi korban manusia yang menelantarkan hewan peliharaannya.

Bolt awalnya tidak mempercayai Mittens, namun ketika ia berhasil ke studio dimana ia melakukan proses pengambilan video, di sana ia melihat Penny yang memeluk anjing mirip dengannya. Kala itulah ia sakit hati dan berniat pergi.

Tapi saat ia pergi, kejadian buruk menimpa set film. Karena anjing yang mirip dengannya itu menabrak obor dan menyebabkan kebakaran besar ketika syuting sedang berlangsung. Penny masih terikat di atas kala itu dan tidak ada yang berani menyelamatkannya.

Lalu Bolt yang menyadarinya berusaha untuk memasuki studio dan menyelamatkan Penny. Bolt yang melihat keadaan kritis Penny pun mencoba mengeluarkan tenaga terakhirnya untuk bisa menyelamatkan pemiliknya itu. Ia menggonggong dan mengeluarkan “Super Bark” dengan bantuan cerobong.

Akhirnya karena insiden itu, Penny dan Bolt berhenti dari agensi perfilman. Mittens dan Rhino diadopsi oleh Penny dan ibunya. Mereka juga tinggal di rumah yang lebih santai di pedesaan dan hidup sederhana serta bahagia di sana.

Review : Lady and The Tramp

Anak – anak cenderung untuk memilih menonton film animasi jika dibandingkan dengan film yang diperankan oleh manusia secara langsung. Mungkin ini yang membuat orang dewasa akan terkesan seperti anak – anak jika menonton film animasi. Padahal nyatanya, banyak film animasi yang memiliki pesan moral tinggi dan bisa menjadi pelajaran hidup.

Film – film animasi karya dari Disney banyak yang merupakan film animasi dengan pesan moral. Mereka seakan tidak pernah kehilangan ide untuk membuat animasi yang akan membekas di hati penontonnya. Oleh karena itu film – film Disney tidak hanya dinikmati oleh anak – anak, bahkan orang dewasa akan ikut menikmati film – film dari Disney.

Salah satu film animasi Disney tersebut adalah Lady and the Tramp. Mengisahkan 2 ekor anjing yang memiliki latar belakang berbeda.

Lady adalah seekor anjing betina yang dibesarkan di sebuah keluarga yang kaya dan hidup dengan nyaman di rumah megah. Sedangkan Tramp merupakan anjing jantan yang hidup di jalanan dengan teman – temannya yang merupakan anjing liar. Musuh dari Tramp dan teman – temannya adalah penampungan anjing.

Dalam film ini Lady dan Tramp sama – sama pernah masuk ke tempat penampungan anjing karena kesalahpahaman yang mereka buat sendiri. Namun pada akhirnya mereka bisa diselamatkan berkat teman – teman baik mereka.

Oleh karenanya, Tramp dan Lady sama – sama tidak menyukai dan benci dengan tempat penampungan anjing. Itu karena di tempat penampungan anjing, para petugas tidak memperlakukan anjing dengan baik. Mereka bahkan menyakiti para anjing, padahal anjing – anjing yang ada di sana tidaklah jahat.

Terdapat banyak kisah moral yang bisa diambil dari film satu ini. Seperti misalnya kala Tramp yang merupakan anjing liar, ia tetap memiliki karakter baik dan tidak tampak seperti anjing yang berasal dari jalanan. Ini seakan menampilkan tidak peduli dari mana asalmu, asal kamu baik, kamu orang baik.

Bahkan karena sifatnya yang baik ini, hati Lady berhasil Tramp takhlukkan. Anjing jantan ini juga bersikap baik pada keluarga yang mengasuh Lady.

Saat menonton film ini, selain merasa terhibur, penonton juga akan merasa puas. Animasi ini juga memiliki nilai edukasi yang tinggi, bukan hanya sekedar film sebagai media hiburan saja.

Tapi tahukah kamu kalau terdapat banyak fakta menarik dalam film Disney satu ini? Seperti cerita ini yang sudah digagas pertama kali di tahun 1937 oleh Joe Grant. Namun untuk cerita keseluruhannya baru benar – benar dibuat di tahun 1053.

Untuk kamu yang tidak pernah menyaksikan film ini, setidaknya pernah melihat adegan 2 ekor anjing yang tengah makan spageti bersama, nah, itu adalah Lady dan Tramp.

Tahun lalu Disney akhirnya merilis versi live action untuk film satu ini. Namun sayangnya film tersebut kurang mendapatkan antusias penonton, bahkan rating untuk film itu tidak masuk dalam kategori yang baik.

Kisah yang diangkat di Lady and the Tramp live action ini tidak berbeda jauh dengan film aslinya. Tayang pada 12 November 2019, Lady And Tramp menampilkan perjalanan Lady dan Tramp secara lebih real.

Itulah salah satu film Disney terbaik yang pernah ada. Nantikan artikel lainnya seputar film – film Disney lain yang mungkin belum pernah Anda saksikan sebelumnya. Jadi jangan lewatkan, ya, update dari web kami! Selamat menikmati!

Review : The Incredibles 2

The Incredibles 2 merupakan sebuah film yang ditunggu – tunggu selama 14 tahun lamanya sejak film pertamanya. Pada The Incredibles 2 ini, bukan hanya sekedar menambahkan penggemar baru, juga membuat penggemar yang sudah sejak kecil menonton film ini kembali dibuat bernostalgia karenanya.

Film animasi dari Disney-Pixar ini mengisahkan sebuah keluarga yang memiliki kekuatan super. Jika pada film pertamanya, Helen berada di rumah dan mengurus anak sedangkan suaminya, Bob, melakukan tindakan Hero secara diam – diam. Kini pada film keduanya, Helen-lah yang direkrut untuk mengembalikan keadaan pahlawan super.

Sedangkan suaminya di Rumah dan menjaga ketiga anak mereka, Violet si gadis yang dapat menghilang, Dash yang dapat berlari cepat, dan anak bayi mereka Jack-Jack yang awalnya belum diketahui apa kekuatan supernya.

Kali ini ada penjahat baru yang muncul untuk mencelakakan semua orang. Konfliknya memang masih tidak berbeda jauh dengan apa yang ada pada film pertamanya. Kamu juga masih bisa melihat adegan yang sama pada bagian awal film ini, yaitu dimana Underminer yang tengah berbuat onar di tengah kota.

Namun pada film The Incredibles 2 ini memiliki kisah yang lebih kompleks. Bukan hanya sekedar melawan penjahat, namun juga tentang pengorbanan setiap anggota keluarganya.

Di film ini, anak – anak mereka menjadi lebih dewasa, meski masih terdapat beberapa sifat lama mereka yang menjadi ciri khas masing – masing karakter.

Terdapat banyak adegan yang menghibur dan juga menegangkan pada film ini. Seperti misalnya saat Bob sedang menjadi bapak rumah tangga yang baik. Ia berusaha mengajari anak kedua mereka, Dash, pelajaran matematika. Hanya saja ia tidak dapat membantu dengan baik pada awalnya serta kesulitan untuk membantu.

Selain itu Jack – jack juga baru menunjukkan kekuatannya dan membuat Bob kerepotan untuk bisa menjaga bayi itu. Jack – jack terus menerus menghilang dan akan kembali jika ayahnya menawarkan kue padanya. Kekuatan anak bayi satu ini juga tidak hanya 1 jenis, melainkan sangat banyak dan membuat Bob pusing karenanya.

Lalu untuk Violet, Bob berusaha mengerti kalau Violet sedang jatuh cinta, ia berusaha membuat gadis ini dekat dengan cowok yang ditaksirnya. Hanya saja cara yang Bob lakukan membuat Violet tidak begitu terkesan.

Banyak karakter baru yang bisa ditemui dalam film ini. Banyak super hero baru yang semakin membuat film ini menarik.

Mengenai visual dari film ini, tidak perlu diragukan lagi kehebatan Disney-Pixar dalam membuat film animasi. Visual yang ada di film ini sangatlah luat biasa dengan detail yang maksimal. Jika dibandingkan dengan film pertamanya, yang kedua ini dirasa lebih berani.

Namun sayangnya film ini mendapat kritikan karena ada adegan yang membuat penonton pusing ketika menontonnya. Yaitu saat dimana Elastic Girl melihat layar yang bergelombang.

Selain itu, film ini memang sangat bagus. Ada banyak pesan moral yang bisa didapatkan dari film ini. Seperti sebenci apa pun benci dengan keluarga, mereka merupakan tempat kita untuk kembali. Keluarga juga bisa menjadi alasan kita ada hingga saat ini. Mereka juga tempat untuk berkeluh kesah dan mereka adalah segalanya.

Oh, ya, pada penayangannya di Bioskop. Seperti biasanya, Disney-Pixar memberikan sebuah film pendek. Kali ini mereka menampilkan sebuah film pendek berjudul Bao. Meski hanya memiliki durasi yang pendek, namun kisah yang Bao bawa juga berkesan dan memberikan pesan moral yang mendalam.