Arsip Kategori: Film Horror

Film Horror Terbaru 2021

Film Horror Terbaru 2021

Film Unholy ini diadaptasi dari novel berjudul Shrine tahun 1983 karya James Herbert dan Diproduksi oleh Sam Raimi. Film Horror terbaru 2021 The Unholy dimulai dari eksekusi seorang wanita yang dituduh melaksanakan sihir pada tahun 1845 di Banfield, Massachusetts. Namun sebelum dia meninggal, jiwanya terikat pada tubuh boneka. Film Horror The Unholy merupakan film yang hampir sama dengan A Classic Horror Story namun lebih menyeramkan dan menegangkan.

Film Horror Terbaru 2021

Film berikut mengisahkan misteri dari mukjizat yang dikerjakan Alice sesudah disebut-sebut dapat memberikan muzizat dan berkomunikasi bersama dengan Perawan Maria. Berikut sinopsis The Unholy. Hal ini membuat banyak orang, terlebih yang sakit, mampir berbondong-bondong kepada Alice untuk mendapat kesembuhan. Gereja Katolik bahkan mengirimkan Monsinyur Delgarde untuk menyelidiki hal itu.

Penyelidikan dibantu Uskup Gyles, ketika kabar terasa menyebar dan orang-orang berbondong bondong mencari Alice. Baik orang dekat maupun jauh semuanya berkumpul untuk memandang keajaiban yang dimiliki Alice. Ada pula seorang jurnalis yang terasa dirinya dipermalukan yakni bernama Jeffrey Dean Morga sehingga ia mencari Alice untuk membantunya, ia pun mengutarakan secara terang-terangan untuk membangkitkan lagi karirnya waktu berkunjung ke kota kecil di New England.

SINOPSIS FILM HORROR THE UNHOLY

Jurnalis berikut terhitung merasakan beberapa mukjizat yang dikerjakan Alice. Tak lama sesudah itu, makin banyak orang yang sengaja mampir untuk kesembuhan dari Alice. Mereka bahkan terlihat seperti menyembah Alice. Alice pun hanya ingin mengobrol bersama dengan Gerry membuat Gerry makin curiga dan dia merasa senang misalnya ia ditanya mengenai sosok Maria ini. Bukan cuma Gerry saja yang curiga, Pendeta Hagan pun dibuat bertanya-tanya Alice tidak diam di di dalam gereja, ia tetap membuat hal-hal ajaib dan khotbah di pohon tua yang ada di pekarangan gereja.

The Unholy

Betapa terkejutnya Pendeta Hagan waktu memandang ada sebuah boneka porselen yang pecah di bawah pohon itu. Pendeta Hagan kemudian ingat mengenai cerita zaman pernah di mana ada seorang penyihir jahat yang menyembah iblis dibunuh dan arwahnya di tempatkan di di dalam sebuah boneka. Meski telah sadar hal itu, Pendeta Hagan tetap masih tidak percaya untuk menyimpulkan tidak lama setelah itu ketika dia sadar memang itu yang terjadi akhirnya mesti mati oleh iblis . Iblis ini pun bergerak cepat lewat Alice.

Ia menghendaki Alice untuk melaksanakan ‘ibadah’ untuk mengumpulkan banyak jiwa. Dan siapapun yang percaya pada Alice, ia percaya pada si iblis. Dengan begitu, maka bakal banyak jiwa yang dapat disesatkan. Gerry yang melaksanakan penyelidikan akhirnya berhasil menemukan petunjuk di situs https://www.norwichstarwarsclub.co.uk/situs-login-slot88-daftar-slot88-terbaik/ tempat di mana Pendeta Hagan sering bermain slot.

Ketika peristiwa menakutkan ini terjadi, dia terasa mempertanyakan apakah ini fenomena karya Perawan Maria atau sesuatu yang jauh lebih menyeramkan yaitu iblis. Film Horror The Unholy diproduksi oleh Sam Raimi, Rob Tapert dan Evan Spiliotopoulos, ditulis untuk layar dan disutradarai oleh Evan Spiliotopoulos, dan didasarkan pada buku terlaris James Herbert, Shrine. Film ini telah tayang di bioskop Indonesia pada 31 Maret 2021.

A Classic Horror Story, Terjebak Kutukan Para Sekte Pemuja Setan

A Classic Horror Story, Terjebak Kutukan Para Sekte Pemuja Setan

Film horor A Classic Horror Story bercerita tentang sekelompok pengembara yang tersesat dan masuk dalam perangkap sekte pemuja setan yang terkutuk. Dengan kondisi usaha laundry yang bangkrut membuat seorang gadis yang terkena masalah akibat hamil diluar nikah ternyata terbawa kedalam arus situasi yang jauh lebih buruk. Berikut sinopsis film horor Horor A Classic Horror Story. Setelah melalui pemikiran yang panjang, Elisa (Matilda Lutz) membulatkan tekad pulang ke rumah orangtuanya di Calabria. Ia berniat mengaborsi janin dalam kandungannya.

Agar bisa menghemat biaya, ia ikut dalam perjalanan berbagi tumpangan alias tebengan serta berusaha untuk mengakses judi online. Dalam perjalanan itu, ia bertemu dengan Fabrizio (Francesco Russo), Riccardo (Peppino Mazzotta), Mark (Will Merrick) dan Sofia (Yuliia Sobol). Selama perjalanan, Elisa merasa mual. Hal itu menghambat perjalanan mereka hingga timbul perselisihan di antara para penumpang.

Mark memaksa duduk di kursi kemudi sepanjang sisa perjalanan. Hal itu membuat Fabrizio marah karena dirinya tidak rela ada orang lain yang mengendarai mobilnya. Setelah melalui perdebatan yang sengit, Fabrizio pun mengalah dan menyerahkan kursi kemudi kepada Mark. Namun perjalanan yang seharusnya berjalan lancar berubah mencekam setelah mereka mengalami kecelakaan.

Kutukan Mulai Terjadi Pada Film A Classic Horror Story

A Classic Horror Story, Terjebak Kutukan Para Sekte Pemuja Setan

Mark yang mabuk gagal mengendalikan mobil saat menghindari mayat seekor kambing di tengah jalan. Akibatnya, mobil pun melaju tak terkendali hingga memasuki hutan belantara. Saat tersadar, mereka sudah berada di tanah lapang yang kelilingi hutan lebat. Riccardo pun menyalahkan Mark atas kecelakaan itu. Tak ingin masalah bertambah parah, Fabrizio mengajak Riccardo untuk menemukan jalan keluar dari hutan. Sementara itu, Elisa mencari pertolongan dan meninggalkan Sofia dan Mark yang terluka akibat kecelakaan.

Setelah berjalan cukup jauh, Elisa menemukan sebuah rumah tua tak berpenghuni. Anehnya, di rumah tersebut banyak ditemukan gambar ritual pemujaan. Saat mengamati gambar tersebut, terdengar jeritan Mark dari kejauhan. Rupanya ia diseret oleh tiga orang bertopeng. Elise pun bersembunyi di loteng rumah tersebut dan bertemu dengan korban lain yang juga mengalami nasib yang sama. Rupanya rumah tersebut adalah markas dari sekte pemujaan setan yang dipimpin oleh seorang yang berkuasa.

Kelompok itu membuat pemujaan terhadap dewa Ostro, Mastosso, dan Carcagnosso, untuk mendapatkan kekuasan juga kekayaan dengan mengorbankan darah manusia. Film horor A Classic Horror Story disutradarai oleh Roberto De Feo dan Paolo Strippoli. Mereka juga ikut terlibat dalam penulisan naskah bersama Lucio Besana, David Bellini dan Milo Tissone.