Monthly Archives: July 2020

The Princess and The Frog Review

Mencium pangeran kodok dan mengubahnya menjadi seorang pangeran tampan? Siapa yang tidak mengenal kisah itu. Nah, film Disney satu ini terinspirasi dari kisah populer berjudul The Frog Prince karya The Grimm Brothers tersebut. Dikisahkan Tiana yang berusaha untuk dapat mewujudkan mimpi dari ayahnya untuk dapat memiliki restauran.

Setelah ayahnya meninggal, kini Tiana hanya tingga bersama dengan ibunya. Ia juga semakin menggebu – gebu untuk dapat mewujudkan mimpi dari ayahnya itu. Ia bahkan bekerja di dua tempat sekaligus, ia seakan hidup hanya untuk bekerja. Pada suatu ketika, ia mengunjungi pesta yang diadakan oleh sahabatnya bernama Charlotte.

Pada kala itu Tiana mengenakan gaun seperti seorang puteri. Lalu ia bertemu dengan kodok yang mengatakan sebenarnya dia adalah seorang pangeran, penyihir merubah wujudnya menjadi kodok. Untuk dapat kembali ke wujudnya semula, ia membutuhkan ciuman dari puteri. Ia pun meyakinkan Tiana untuk menciumnya.

Tapi karena Tiana bukanlah seorang puteri, bukan kodok tersebut yang berubah, tapi kini Tiana malah ikut berubah menjadi kodok. Kemudian dimulailah petualangan Tiana dan Prince Naveen dalam wujud kodok.

Mereka mencari cara untuk bisa mengubah diri mereka sendiri untuk kembali menjadi manusia. Pada awalnya keduanya saling tidak menyukai dan cenderung bermusuhan. Namun seiiring waktu mereka saling dekat dan mencoba untuk memahami keadaan yang sedang menimpa mereka.

Pada akhirnya mereka menjadi lebih kompak dan menghadapi masalah yang ada bersama. Lalu pada suatu kesempatan, akhirnya mereka kembali berciuman setelah menjadi lebih dekat dan saling mengerti perasaan satu sama lain.

Akhirnya mereka dapat kembali berubah menjadi manusia. Prince Naveen dan Tiana memutuskan untuk hidup bersama. Mereka pun akhirnya mewujudkan keinginan ayah Tiana yang ingin membuat restauran. Akhirnya mereka berdua hidup bahagia selamanya, sama seperti ending yang biasa ada pada film Disney lainnya.

Twist yang Disney berikan pada kisah ini dapat dikatakan cukup berani, tapi ini dianggap sebagai sebuah film yang segar, menghibur tapi tetap memiliki beragam pesan moral yang dalam. Secara sukses bisa membuat penonton tertawa dengan beragam adegan juga dialog yang dapat menggelitik perut. Selain itu banyak karakter lainnya yang bisa menambah sisi hiburan dari film ini.

Seperti film Disney kebanyakan, film ini juga merupakan film musikal yang di dalamnya terdapat lagu – lagu soundtrack didominasi dengan track track bernuansa gospel dan jazz karya komposer langganan Walt Disney, Randy Newman. Tapi sayangnya banyak yang mengakui lagu – lagu di film ini kurang catchy dan tidak begitu bisa dinikmati banyak orang.

Untuk animasinya, sama seperti film animasi tradisional lainnya, drama ini benar – benar dapat membuat kita bernostalgia dengan film – film Disney.

Untuk mereka yang merindukan masa – masa keemasan Disney saat merilis film animasi Tradisionalnya, seperti misalnya Beauty and the Beast, Aladdin, Bambi, sampai ke Lion King, dijamin akan menyukai apa yang Disney suguhkan di Film The Princess and the Frog ini.

Film ini akan membawa penontonnya ke kenangan manis dan cukup untuk mebuat film ini nantinya akan diingat terus beberapa waktu ke depan.

Film keluarga satu ini cukup unik dan dapat ditonton oleh satu keluarga, jadi jangan lewatkan tontonan keluarga satu ini untuk kamu dan keluarga kamu saksikan bersama!

Semoga informasi ini dapat membantu untuk yang sedang mencari review film Disney!

Ulasan Ralph Breaks the Internet

Film – film Disney memang dapat membuat kita berimajinasi tentang hal yang mungkin sempat ada di pikiran kita. Seperti Inside Out misalnya yang membuat kita menjadi kepikiran, apakah benar ada sel – sel yang mengatur emosi bahkan sampai mimpi kita? Nah, salah satu film fantasi Disney lainnya adalah Wreck It Ralph yang sudah memiliki 2 seri. Kali ini kami akan membahas film kedua dari Wreck It Ralph yang berjudul Ralph Breaks the Internet.

Film ini mengisahkan tentang Ralph dan Vanellope yang pada film sebelumnya sudah saling mengetahui jati diri masing – masing dan diakhiri dengan mereka yang hiduptenag di permainan mereka. Namun di Ralph Breaks the Internet ini, mereka berdua harus pergi ke Internet untuk bisa menyelamatkan game milik Vanellope yang bernama Sugar Rush. Konsol dari game tersebut rusak dan harga konsol barunya mahal, sehingga pemilik Archade memutuskan untuk mematikan game tersebut.

Ralph dan Vanellope cukup kaget dengan dunia internet yang luas dan penuh dengan intrik. Di Internet, Ralph dan Vanellope dengan bantuan Netizen mengumpulkan uang untuk bisa membeli sparepart dari game Vanellope. Pada awalnya, Ralph yang menjadi bintang baru di Internet merasa senang karena berhasil mendapatkan pundi – pundi uang. Namun ia tak sengaja menemukan sisi negatif dari Internet yang dimana berisikan celaan untuknya. Sekali lagi, ini merupakan ujian untuk mereka.

Menurut kami, film Ralph Breaks the Internet ini mencakup bahasan yang berisi, singkat, dan padat. Dapat dikatakan film ini lebih serius dari pada film pertamanya. Film yang bisa dinikmati semua umur ini seakan benar – benar membagi rata elemen yang bisa dinikmati para penonton, baik anak – anak maupun dewasa.

Untuk komedi yang terkandung didalamnya, meski jokes yang dilemparkan sekedar merupakan candaan sehari – hari yang biasa kita dengarkan, namun hal ini malah dapat membuat penonton khususnya yang dewasa tertawa. Sedangkan anak – anak juga ikut terpukau dengan ekspresi yang ditunjukan oleh karakter yang ada di film ini.

Kami juga berpikir selain filmnya, Disney pintar melakukan promosi. Bisa dilihat dari trailer – trailer yang tersebar di Internet, yang dimana menayangkan adegan lucu dan dinantikan. Seperti saat Vanellope bertemu dengan para Disney Princess, atau saat Ralph dan Vanellope masuk ke dalam game lain.

Karakter yang ada di film ini juga terasa sangat berkembang jika dibandingkan dengan film sebelumnya. Banyak unsur lain yang juga bisa penikmat film nikmati dari film ini, terutama dari film – fim yang Disney naungi. Kamu akan menemukan karakter seperti C3PO, Stromtroopers, Iron Man, Princess Disney, bahkan juga ada Stan Lee daam film ini yang menjadi cameo.

Untuk detail visual yang Ralph Breaks the Internet tampilkan, mereka benar – benar melakukannya secara mendetail. Bahkan setiap orang yang menjelajah di Internet mereka bikin avatar. Mereka juga berhasil menggambarkan dunia internet yang luas dan penuh dengan intrik. Saat menonton film ini kamu seakan ikut masuk ke dalam dunia internet, baik sisi positif maupun negatifnya.

Oh, ya, jangan lupa untuk mengapresiasi efek suara yang ada di film ini, karena suaranya sangat membuat kita dapat semakin hanyut untuk mengikuti kisah Ralph dan Vanellope.

Semoga ulasan ini membantu untuk mengetahui ulasan film yang kami bahas ini, See you in next article.

Review Film Dumbo, Kisah Fantasy Disney.

Pernahkah kamu melihat animasi Dumbo? Seekor gajar dengan kuping besar dan mampu terbang dengan menggunakan kedua kupingnya tersebut. Disney bekerja sama dengan sutradara film animasi tenama, Tom Burton, untuk bisa mempersembahkan versi live-action dari Dumbo.

Film ini tidak hanya akan berfokus kepada kisah dari seekor gajah kecil ajaib bisa terbang ini, namun juga memiliki fokus pada karakter manusia yang juga menjadi pusat cerita.

Jika dilihat secara keseluruhan, film ini mengisahkan mengenai seorang pemilik sirkus yang bernama Max Medici, ia memperkerjakan Holt Farrier, seorang veteran tentara yang telah kehilangan satu tangannya di medan perang. Pekerjaannya adalah dengan mengasuh seekor anak gajah yang baru saja lahir.

Anak gajah ini tampak berbeda jika dibandingkan dengan gajak lainnya. Kuping gajak memang lebar, namun tidak selebar anak gajah satu ini. Karena telinganya, anak gajah ini kerap dijadikan bahan ejekan.

Hingga suatu ketika saat kedua anak Farrier sedang berada di kandang gajah, tidak sengaja gajah ini bersin karena sehelai bulu dan ia terbang karenanya.

Pada suatu ketika, tempat sirkus milik Medici ini mengalami keterpurukan. Lalu datang seorang pengusaha dari tempat sirkus yang besar terletak di pusat kota bernama Vandervere, ia berencana untuk memanfaatkan kemampuan terbang Dumbo. Ia juga mengiming – imingi sebuah keuntungan yang diyakininya bisa menyelamatkan sirkus miliki Medici.

Namun ternyata dibalik dari segala gemerlap dan juga mewahnya sirkus besar itu, mereka memiliki rahasia yang jarang dan tidak diketahui oleh banyak orang.

Ini didasari oleh kerserakahan dan juga keegoisan manusia. Dikisahkan manusia yang melakukan berbagai macam cara untuk bisa mendapatkan keuntungan yang dimanfaatkan untuk pribadi. Dumbo digambarkan sebagai karakter yang menjadi korban atas keserakahan manusia.

Memang kalau diperhatikan film ini memiliki pesan moral yang dapat dikatakan monohok manusia namun dikemas sebagai film anak. Dikisahkan juga bagaimana bisa Dumbo nantinya belajar untuk terbang. Gajah ini sendiri memiliki motivasi untuk bisa terbang, karena ia dijanjikan untuk bisa bertemu dengan ibunya yang sudah telebih dahulu dikurung menjadi seekor gajah penghibur di sirkus besar Vandevere itu.

Meski disini kisahnya lebih berfokus pada manusianya, mata penonton tetap tidak bisa dibohongi untuk tidak memperhatikan kegemasan Dumbo. Ekspresi dan tingkah laku Dumbo tak jarang membuat gemas dan juga membuat penonton ikut mengharu biru karenanya.

Holt Farrier dengan kedua anaknya juga terasa kurang jika dibandingkan dengan Dumbo. Mungkin karena dirasa orang tua dan anak ini dirasa kurang memiki ikatan yang kuat. Entah itu karena memang kedua anak ini yang sudah terpisah cukup lama dengan sang ayah sehingga digambarkan begitu, atau memang akting mereka kurang meyakinkan.

Dalam film ini juga tokoh protagonis dan antagonis masih tampak tanggung, ada kalanya kita tidak menyukai 1 tokoh namun ada kala lainnya kita merasa ia tidak sejahat itu.

Meski film ini memiliki ending yang sudah dapat diprediksi, tapi pihak produksi masih menyelipkan beberapa adegan yang menarik penontonnya. Jadi penonton tidak akan bosan saat menyaksikannya.

Untuk ditonton bersama keluarga, film ini sangatlah cocok. Selain itu film ini dikatakan sebagai sebuah film dengan paket komplit yang Disney miliki.

Jadi bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menyaksikan fil live-action dari Disney satu ini? Semoga kamu terbantu dengan review ini dan tertaik untuk menyaksikan Dumbo. Selamat menonton!

Review : Little Mermaid

Pernahkah kamu menonton film Disney yang berjudul Littel Mermaid? Kisah mengenai putri duyung yang ingin mengetahui dunia manusia. Jika belum menontoh atau bahkan melum mengetahui tentang kisahnya, kami peringatkan artikel ini mengandung spoiler!

Pertama, mari berkenalan dengan Ariel. Ariel merupakan putri duyung yang berusia 16 tahun. Putri duyung satu ini tidak puas dengan kehidupan yang ada di bawah laut dan selalu berusaha untuk mencari tahu tentang dunia manusia.

Namun hal ini ditentang oleh Ayahnya, raja Triton, dan penasehat kerajaan bernama Sebastian si Lobster karena hubungan antara manusia dan duyung merupakan hubungan yang dilarang. Tapi Ariel tetap melakukan kebiasaannya untuk mengumpulkan artefak manusia dan juga pergi ke scuttle burung camar untuk menanyakan pengetahuan yang ia rasa akurat tentang dunia manusia.

Ariel sangat ingin untuk menjadi bagian dari manusia, Sebastian meyakinkannya kalau hidup di bawah laut lebih baik jika dibandingkan di darat bersama para manusia.

Pada suatu ketika, Ariel bersama dengan sahabat baiknya yang bernama Flounder melakukan perjalanan ke permukaan laut. Disana mereka hendak nenyaksikan sebuah perayaan pesta ulang tahun. Perayaan itu merupakan perayaan ulang tahun sang pangeran tampan bernama Erik.

Saat melihat Erik, Ariel jatuh cinta padanya. Namun tiba – tiba badai datang dan membuat semua orang menyelamatkan diri, namun pangeran Erik yang berusaha mengambil kembali anjingnya yang bernama Max masih terjebak di kapal.

Erik yang hampir tenggelam akhirnya diselamatkan oleh Ariel. Saat terbangun, Eric memiliki kesan samar – samar terhadap Ariel. Yang ia ingat hanyalah suara indah milik Ariel dan berusaha mencari siapa pemilik suara indah itu.

Ariel pun mencari cara agar ia bisa hidup bersama dengan Erik. Triton menyadari kalau perilaku anaknya berubah, ia bertanya tentang apa yang terjadi dengan Ariel. Sebastian menyatakan kalau Ariel sedang jatuh cinta kepada manusia. Hal itu membuat Triton murka dan menghancurkan artefak manusia yang sudah dengan susah payah Ariel kumpulkan dengan menggunakan trisula miliknya.

Ariel bersedih, hal ini dimanfaatkan penyihir jahat Ursula untuk memanfaatkan keadaan. Kedua anak buahnya, sepasang belut listrik bernama Flotsam dan Jetsam, meyakinkan Ariel untuk mengunjungi penyihir lautan karena disana Ariel akan dapat mewujudkan keinginannya.

Akhirnya Ariel bertemu dengan si penyihir laut bernama Ursula ini. Ursula membuat sebuah kesepakatan dengan Ariel untuk dapat mengubah dirinya menjadi seorang manusia selama 3 hari. Namun dalam 3 hari ini Ariel harus mendapatkan ciuman dari cinta sejatinya.

Untuk mendapatkan kakinya, Ariel harus menyerahkan suara indahnya. Suara itu terperangkap pada cangkang milik Ursula yang ia kenakan sebagai liontin.

Akhirnya ekor Ariel berubah menjadi kaki, dan ia diseret kepermukaan oleh sebastian dan Flounder. Ariel ditemukan oleh Erik dan Max di pantai. Awalnya Erik curiga kalau Ariel merupakan gadis yang menyelamatkannya, namun kecurigaannya sirna saat mengetahui Ariel tidak bisa berbicara.

Akhirnya Erik membawa Ariel ke istana dan disana mereka menghabiskan waktu berdua. Hingga suatu ketika mereka hampir berciuman di atas sebuah kapal kecil, namun digagalkan oleh Flotsam dan Jetsam.

Karena Ursula yakin kalau Ariel hampir berhasil, ia akhirnya meyamar menjadi seorang wanita muda cantik bernama Vanessa dan menggunakan suaranya untuk menipu pangeran. Pangeran pun tertipu, ia akhirnya akan menikah dengan Ursula yang menyamar menjadi Vanessa itu.

Hingga pada hari pernikahan, kekacauan terjadi karena Triton yang mengetahui rencana busuk Ursula akhirnya datang dan mencoba menghadapi Ursula. Setelah semua perperangan yang ada, akhirnya Ursula pergi.

Triton yang melihat ketulusan cinta antara Ariel dan Erik akhirnya menyetujui hubungan mereka. Pada akhirnya mereka melangsungkan sebuah pernikahan yang menyatukan duyung juga manusia.

Review Film : Mulan (1998)

Bisa menebak siapa ini?

Dia merupakan perempuan yang menyamar menjadi lelaki untuk dapat menggantikan ayahnya yang sakit dan tidak bisa ikut berperang. Jadi dia di sini menggantikan posisi ayahnya yang tidak dapat menjadi perwakilan keluarga.

Ya, dia adalah Mulan. Karakter ini cukup membuat kita merasa ingin menjadi sosok yang berani dan tidak pantang menyerah. Dulu pada saat awal menonton film Mulan, itu ketika saya masih duduk di bangku SD. Ketika itu saya meminta ibu saya untuk memotong rambut saya karena terinspirasi dari adegan Mulan yang memotong rambutnya menggunakan pedang dengan sekali tebas.

Jika melihat Mulan dari film ini, kita dapat melihat sisi kemauannya yang keras dan juga tidak mau mengalah ddemi mencari hal yang dia inginkan. Mulan digambarkan memiliki sifat yang Cantik, Cerdas, Mandiri, dan Sayang keluarga.

Pada zaman dulu, cewek lebih disuruh untuk di rumah saja dan tidak ikut campur dengan urusan Negara. Hal ini lah yang digambarkan pada Mulan, dimana saat ia berniat untuk menggantikan ayahnya. Tetapi ayahnya tidak memperbolehkannya dan memarahinya untuk tidak ikut campur dalam kehidupannya.

Awalnya cukup bimbang, namun akhirnya Mulan mengambil sebuah keputusan yang dapat dikatakan nekat. Ia mengambil surat keputusan atas nama ayahnya itu dan mengajukan dirinya sendiri untuk dapat masuk ke dalam medan perang.

Lalu ada adegan ikonik dimana Mulan memotong rambutnya dengan menggunakan pedang dengan satu tebasan. Tapi jika kita piker – piker lagi sebenarnya itu merupakan hal yang cukup mustahil bukan, sih? Kecuali rambut benar – benar tipis. Tetapi masalahnya rambut Mulan tampak tebal dan sehat.

Selama perjalanannya menjadi seorang pendekar, Mulan ditemani oleh naga bernama Mushu dan Jangkrik. Mushu merupakan naga dengan segala tingkah konyolnya yang mempu mengundang gelak tawa penonton.

Perjuangan yang Mulan lalui untuk bisa masuk ke camp persiapan perang tidak terlalu berjalan dengan mulus, dia juga ditolak. Saat sedang melakukan latihan juga dia tampak tidak bisa melakukan apapun, ia bahkan hampir dikirim kembali ke rumah. Namun Mulan akhirnya menunjukkan kalau ia mampu menaklukkan tantangan, Oh ya, nama Mulan saat menjadi pendekar ia samarkan menjadi Ping.

Akhirnya Mulan masuk menjadi prajurit di bawah kepemimpinan Shang. Shang merupakan putera jendral yang diutus untuk melatih dan juga memimpin pasukan Mulan.

Penyerangan yang dilakukan oleh kelompok ini dapat terhitung terjadi 2 kali, yaitu pada saat dia dan pasukan menyerang saat di gunung es, dan pada saat menghalangi ketuanya Huns membunuh raja.

Cara yang Mulan susun juga dapat dikatakan sangat cerdik. Ia menembak meriam ke ujung gunung es untuk meruntuhkannya dan mengenai pasukan musuh. Ia juga mengidekan agar teman – temannya menyamar menjadi perempuan sehingga dapat dengan mudah masuk ke istana.

Pada akhirnya Mulan berhasil untuk membantu pasukannya untuk melawan pasukan Hun secara habis – habisan. Tapi sayangnya karena Mulan terluka ia harus di periksa tabib dan akhirnya terbongkar jika Ping selama ini merupakan seorang perempuan.

Lalu Shang sangat marah, ia mengusir Mulan dari kelompok. Dan ada satu adegan dimana Mulan mempertanyakan kenapa sikap Shang kepada Ping dan Mulan berbeda, padahal sebenarnya mereka adalah orang yang sama.

Hal itu sebagai bentuk protes Mulan karena perbedaan sikap yang anak jenderal itu tunjukkan kepadanya. Hal ini seakan membuktikan memang dulu gender memang sangat berperan penting terhadap pandangan seseorang.

Pada akhirnya sang ayah yang khawatir akan kondisi Mulan senang karena akhirnya anaknya pulang dengan kondisi selamat. Ia juga senang karena Mulan bisa berpartisipasi dalam membangun keselamatan Negara.

Cocok banget deh film ini untuk menginspirasi kalian!

Rekomendasi Film Disney untuk Keluarga

Momen bersama keluarga memang tidak boleh dilepaskan begitu saja. Namun banyak diantara kita yang masih bingung apa yang bisa dilakukan bersama keluarga jika hanya bisa di rumah saja seperti sekarang ini. Bagaimana jika menonton film – film dari Disney yang tidak akan pernah mengecewakan?

Karakter yag ada pada film Disney selalu berhasil membuat kita menyediakan tempat di hati sehingga membekas tiap kali setelah menontonnya. Mulai dari karakter Cinderella, Belle, Elsa, sampai ke kurcaci di film Snow White. Lalu ada apa saja rekomendasi film Disney untuk keluarga? Berikut adalah beberapa rekomendasi Film Disney yang kami rekomendasikan untuk keluarga.

Film Disney Terbaik

1.Zootopia

Film Disney pertama yang kami rekomendasikan adalah Zootopia. Sebuah film yang karakternya adalah binatang – binatang yang beraktivitas layaknya manusia. Tokoh utama pada film ini adalah Judy Hopps, seekor kelinci yang baru saja direkrut menjadi polisi di kota Zootopia. Awalnya ia sangat senang dan bangga dengan pekerjaannya, Karena ia merupakan kelinci pertama yang berhasil meraih hal tersebut.

Namun kenyataannya ia selalu mendapatkan bagian sebagai pengurus parkir. Karena merasa dianggap remeh, Judy meminta untuk mengurus permasalahan yang lebih besar. Ia pun diberi waktu 2×24 jam untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dengan dibantu oleh Nick, seekor rubah penipu ulung yang akhirnya menjadi sahabat baiknya.

2.Alice in Wonderland

Kedua ada Alice in Wonderland, sebuah film yang sudah sangat familiar di telinga pecinta film Fantasi. Film ini mengisahkan tentang Alice, seorang remaja yang kembali masuk ke dalam lubang di sebuah pohon dan berakhir pada dunia fantasi penuh dengan warna – warni yang dulu sempat ia piker hanya khayalan dirinya saja.

Tapi sepanjang cerita Alice masih yakin kalau ini semua bukanlah nyata, sampai pada akhirnya ia dihadapkan kenyataan kalau dirinya harus melawan ratu jahat untuk kedamaian di Wonderland.

3.Finding Dory

Jika kamu pernah menyaksikan Finding Nemo, film satu ini merupakan sekuel atau kelanjutan dari film tersebut. Finding Dory mengisahkan tentang perjalanan Dory dalam mencari jati dirinya. Selain itu film ini juga seakan menjawab rasa penasaran kita terhadap segala hal yang belum dijelaskan pada Finding Nemo. Seperti asal usul Dory yang akhirnya diketahui di film ini.

Dory merupakan seekor ikan Amenacus Blue yang memiliki kesulitan untuk mengingat sesuatu. Dengan ingatannya yang samar – samar ia berusaha untuk menemukan kembali tempat asalnya dan juga kedua orang tuanya.

Film ini berhasil menjadi salah satu film animasi dari Disney yang memiliki rating tertinggi.

4.Maleficent

Maleficent sebenarnya merupakan tokoh jahat yang ada di film Sleeping Beauty. Namun salah satu film live action terbaik dari Disney ini seakan menunjukkan kalau Maleficent juga memiliki sisi baik di balik sifatnya yang keji.

Tokoh ini juga digambarkan merupakan korban dari sakit hati karena ditinggalkan oleh orang yang sangat ia percayai. Hal itu meninggalkan dendam di hatinya dan membuat Maleficent menjadi jahat seperti yang dikenal masyarakat.

5.Toy Story

Toy Story merupakan film yang sangat legendaris. Film ini mengisahkan tentang mainan yang dapat hidup ketika tidak ada orang yang mengawasinya. Mainan – mainan yang ada di film ini rata – rata merupakan milik Andy, seorang anak yang gemar bermain dengan mainannya dengan penuh sayang.

Ketika Andy beranjak dewasa, ia menyerahkan mainannya ke Bonnie, seorang anak kecil yang juga gemar bermain mainan. Selain itu kisah yang sekuel Toy Story tampilkan sangatlah penuh dengan pesan moral dan sangat memikat hati.

Itu adalah beberapa film animasi Disney yang bisa ditonton bersama keluarga, selamat menonton!