Rekomendasi Film Disney Live Action Terbaik

Selain merilis versi animasinya, Disney juga kerap kali membuat kembali film tersebut namun dengan versi Live-actionnya. Tentunya ini memberikan sebuah pengalaman baru bagi para penikmat film Disney. Bahkan versi Live-action dari Disney jarang membuat kecewa, loh!

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi film Disney Live-Action terbaik yang mungkin sayang untuk kamu lewatkan!

Film Live Action Disney

1.Beauty and The Beast – 2017

Pertama yang kami sarankan adalah Beauty And The Beast, sebuah film yang dibintangi oleh Emma Watson. Dalam film ini mengisahkan tentang seorang gadis dari desa yang menggantikan ayahnya yang di tahan di sebuah istana. Di Istana tersebut ternyata dimiliki oleh seorang monster seram yang ditemani oleh para perabotan hidup.

Awalnya Belle, si gadis ini, tidak menyukai perilaku Beast yang keram kali membuatnya kesal. Tetapi semakin lama ia semakin melihat sisi lain dari Beast yang membuatnya jatuh cinta pada sosok seram itu.

2. The Jungle Book – 2016

The Jungle Book adalah sebauh film yang mengisahkan tentang Mowgli, si anak hutan yang tinggal bersama dengan teman-teman hewan yang menjaganya, yaitu Bagheera dan Baloo. Dalam film ini Mowgli mendapatkan ancaman dari Shere Khan yang memaksa dia untuk bisa lari dari hutan. Mowgli pun memulai petualangannya bersama dengan temannya.

3. Alice in Wonderland – 2010

Di tahun 2010 Disney berhasil merilis sebuah Live Action dari film Alice in Wonderland. Bukan merupakan versi remake, tetapi ini merupakan kelanjutan dari film animasinya, di mana Alice digambarkan sudah dewasa dan lupa mengenai masa kecilnya di Wonderland.

Dalam film ini ia masih dihadapkan dengan seorang penyihir jahat, yaitu si Ratu Merah yang jahat. Dengan didampingi oleh teman-temannya yang terus meyakinkan Alice mengenai Wonderland, akhirnya Alice berhasil mengalahkan sang ratu merah dengan memenggal naga kesayangannya.

4. Maleficent – 2014

Jika pada animasinya, yaitu Sleeping Beauty, Maleficent digambarkan sebagai sosok yang jahat dan tidak memiliki hati nurani, ternyata di filmnya ini Disney menggambarkan sosok peri jahat ini sebagai sosok antagonis tetapi penuh akan kasih sayang. Sifat jahatnya ia dapatkan karena merasa dikhianati oleh sang raja, ayah dari Aurora.

Awalnya Maleficent memang yang mengutuk si putri tidur, tetapi ternyata akhirnya ia juga yang berusaha untuk melepaskan kutukan tersebut agar Aurora tetap bisa hidup bersamanya.

5. Oz The Great and Powerful – 2013

Dengan biaya produksi yang tidak sedikit, Disney merilis Oz The Great and Powerful dengan bentuk 3D yang memukau. Keindahan dunia fantasi yang digambarkan Disney benar-benar bisa memukau penonton.

Film ini sendiri mengisahkan tentang Oz, seorang pesulap yang terbawa ke sebuah dunia ajaib yang percaya mengenai seorang penyihir yang akan datang dan menyelamatkan mereka dari sosok jahat. Dengan segala tipu muslihatnya, Oz berkali-kali membuat takjub warga negeri Oz.

6. Cinderella – 2015

Terakhir yang akan kami bahas adalah film Cinderella, film animasinya dikenal sebagai salah satu film animasi terbaik hingga saat ini. Film yang diperankan oleh Lily James ini mengisahkan tentang Ella, seorang gadis yang hidup bahagia bersama kedua orang tuanya.

Suatu ketika sang ibu meninggal dan ayahnya kembali menikah dengan janda anak dua yang jahat. Setelah kepergian ayahnya, Ella dipaksa untuk mengerjakan segala urusan rumah dan itu membuatnya sangat terpuruk. Hingga suatu ketika, keajaiban datang padanya.

Nah, itulah beberapa rekomendasi film live Action Disney terbaik! \

Lagu-Lagu Terbaik Disney

Selain memiliki film dengan alur cerita yang menarik, lagu-lagu yang ada pada film-film Disney pun tidak boleh di lewatkan loh. Di mana lagu-lagu ini berhasil membuat sebuah film menjadi lebih hidup dan ikonik.

Berikut ini adalah beberapa lagu dari film-film Disney yang sayang banget nih, untuk tidak dengarkan lagi!

Rekomendasi Lagu Disney

1.Remember Me – Film Coco

Remember me

Though I have to say goodbye

Remember me

Don’t let it make you cry

For ever if I’m far away

I hold you in my heart

I sing a secret song to you

Each night we are apart

Pertama ada lagu berjudul Remember Me, sebuah lagu yang menjadi Ost utama dalam film COCO. Lagu ini awalnya merupakan lagu favorit dari Miguel, tokoh utama dalam film ini. Nadanya pun terdengar upbeat dan asik untuk menari.

Tetapi ternyata lagu ini adalah lagu ciptaan kakek buyutnya yang dicuri, awalnya mengisahkan tentang cinta, ternyata sebenarnya dibuat untuk anaknya yang tinggal jauh darinya.

2. Let It Go – Frozen

Let it go, let it go

Can’t hold it back anymore

Let it go, let it go

Turn away and slam the door

Lagu kedua adalah sebuah lagu ikonik dari film Frozen yang dinyanyikan oleh Indina Menzel. Let It Go dinyanyikan oleh Elsa ketika ia berusaha untuk mengeluarkan kemampuannya yang selama ini terpendam.

Ia akhirnya terbebas dan melepaskan segalanya tanpa takut lagi ada orang yang melihat atau mengganggunya di atas istana esnya.

3. I See The Light – Tanglet

And at last I see the light

And it’s like the fog has lifted

And at last I see the light

And it’s like the sky is new

Mengiringi terbangnya lampion-lampion indah, dalam lagu ini sang pemeran utama, Rapunzel dan Flynn menerbangkan lampion mereka bersama dari atas perahu kecil. Ini merupakan salah satu scene terindah dari film-film Disney yang ada.

4. Under the Sea – The Little Mermaid

Under the sea

Under the sea

Darling it’s better

Down where it’s wetter

Take it from me

Meyakinkan Ariel kalau di bawah laut adalah tempat yang terbaik, Sebastian si Lobster menyanyikan lagu ini untuk tuan putrinya itu. Ia mencoba membuat Ariel buat dengan keputusannya untuk tidak mencoba mendekati manusia.

Oh ya, Under the Sea terdapat versi bahasa Indonesianya, loh yang dinyanyikan oleh anggota SMASH, Bisma Karisma.

5. How Far I’ll Go – Moana

See the line where the sky meets the sea? It calls me

And no one knows, how far it goes

If the wind in my sail on the sea stays behind me

One day I’ll know, if I go there’s just no telling how far I’ll go

Lagu terakhir yang kami rekomendasikan adalah sebuah lagu dari film Moana. How Far I’ll Go adalah lagu yang Moana nyanyikan ketika ia mempertanyakan pada dirinya sendiri sejauh apa ia bisa pergi meninggalkan pulau. Moana sendiri adalah anak yang memiliki jiwa menjelajahi laut, tetapi ayahnya sangat melarang keras hal itu.

Nah, itulah beberapa lagu terbaik dan ikonik dari Disney. Lagu-lagu yang kami rekomendasikan di atas akan sangat cocok untuk kamu yang ingin merasakan nostalgia dari film-film Disney!

Rekomendasi Film Disney Romantis Terbaik

Siapa di sini yang suka dengan kisah romantis? Meski lebih ditujukan pada anak-anak, tetapi Disney juga kerap kali menyelipkan kisah romantis di dalam film-filmnya. Tidak jarang kisah cinta ini menjadi perhatian utama para penonton karena sangat menarik hati.

Berikut ini kami memiliki beberapa rekomendasi film Disney romantis yang wajib untuk disaksikan, ajak teman dan keluargamu nonton juga, ya!

Film Disney Romantis

1.Little Mermaid

Pasti para penggemar Disney sudah tidak asing lagi dengan putri duyung cantik bernama Ariel ini. Ia adalah seorang putri di kerajaan duyung yang selalu penasaran dengan dunia manusia. Suatu ketika ia jatuh cinta dengan sosok pangeran di dunia manusia.

Untuk bisa bertemu dengan pangerannya tersebut, Ariel rela untuk menukarkan suaranya pada Ursula si penyihir jahat untuk bisa mendapatkan sepasang kaki dan bertemu dengan pangeran Eric, cinta pertamanya.

2. Cinderella

Ella adalah sesosok gadis cantik yang hidup bahagia bersama kedua orang tuanya. Sayangnya ibunya meninggal dunia dan ayahnya kembali menikah dengan janda anak dua yang jahat. Ketika ayahnya pergi untuk bekerja, Ella akan diperlakukan sebagai budak di rumahnya sendiri.

Suatu ketika ayah Ella meninggal, itu membuat ibu tiri dan saudari tiri Ella semakin menyiksa Ella. Ella pun bertemu dengan seorang pangeran dan pangeran tersebut mengajaknya ke istana untuk pesta dansa.

Dengan bantuan ibu Peri, Ella berhasil datang ke pesta tersebut dan bertemu dengan pangeran, ia harus kembali pukul 12 malam. Karena tergesa, sepatunya terjatuh sebelah dan diambil oleh pangeran. Dengan sepatu tersebut, pangeran berhasil kembali menemukan cinta sejatinya.

3.Beauty and the Beast

Mungkin Beauty and the Beast adalah penggambaran dari benci jadi cinta yang nyata. Di mana ketika ayahnya ditahan di sebuah istana, Belle datang untuk menawarkan pada sosok seram di istana tersebut untuk menggantikan ayahnya.

Awalnya baik Beast atau Belle mereka saling tidak menyukai, tetapi semakin lama timbul perasaan tersebut. Belle seakan menyukai Beast tanpa melihat penampilannya, ia mencintai Beast dengan tulus. Ternyata itu berhasil membantu Beast mematahkan kutukan yang selama ini diterimanya dan kembali ke sosoknya semula.

4. Alladin

Mungkin memang Aladdin adalah salah satu kisah yang cukup unik, di mana Aladdin meminta bantuan teko ajaib untuk bisa menakhlukkan hati putri Jasmine. Aladdin pun berubah dari seorang pencuri di pasar menjadi raja dalam sekejap atas bantuan Jin.

Namun, akhirnya Aladdin sadar kalau ia tidak perlu menjadi orang lain untuk bisa memenangkan hati putri Jasmine, hanya perlu menjadi dirinya sendiri.

5. Tangled

Terakhir yang akan kami rekomendasikan adalah film Tangled yang mengisahkan tentang Rapunzel dan Flynn. Rapunzel selama bertahun-tahun dikurung oleh ibunya di atas menara dengan alasan untuk melindungi Rapunzel dari orang-orang yang akan memanfaatkan rambutnya.

Tetapi akhirnya, dengan bantuan Flynn ia bisa terbebas dari menara tersebut dan mereka pun menghabiskan waktu bersama di luar menara. Flynn yang merupakan seorang buronan pun harus bisa menghindar dari kejaran.

Salah satu momen paling memorable dari film ini adalah ketika Rapunzel dan Flynn menyanyi di atas perahu sambil bernyanyi dan menerbangkan lampion.

Nah, itulah beberapa rekomendasi film romantis dari Disney. Dari 5 film romantis Disney yang kami rekomendasikan, adakah yang merupakan favoritmu?

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya!!

Dubbing Dari Artis Hollywood Pada Film Animasi Tersukses

Dubbing Dari Artis Hollywood Pada Film Animasi Tersukses

Membahas beberapa animasi yang ada di dunia tentunya membutuhkan seorang Dubber atau seseorang untuk mengisi suara karakter animasi tersebut. Dubbing adalah salah satu kemampuan untuk menghasilkan suara yang unik dan khas demi membangun sebuah karakter agar terdengar nyata seperti Gnomeo and Juliet. Kemampuan tersebut tidak hanya mengeluarkan suara dan berbicara saja loh guys, mudah mudah gampang kita harus bisa terdengar seperti sedang mengalami sesuatu yang nyata.

Sehingga penyampaian suasana dalam situasi animasi tersebut tepat dan menarik untuk para penonton, bahkan kalau harus sambil bernyanyi? Ya bernyanyi lah para artis ini seperti aktor sekaligus mantan pegulat, The Rock! Buat kalian pasti pernah menonton kartun Disney atau semacamnya dimana suara si karakter dirubah menjadi pengisi suara Indonesia agar langsung menggunakan bahasa Indonesia. Kali ini kita bakal coba membahas ada artis papan atas mana saja sih yang pernah mengisi suara di film animasi terkenal sampai saat ini.

Dubbing Dari Artis Hollywood

Pengisian suara dalam sebuah kartun harus bisa terdengar jelas dan khas, anda tidak bisa semata-mata mengeluarkan suara saja seperti membaca sebuah skrip. Permainan emosi dan perasaan harus bisa terdengar betul-betul sungguhan agar animasi tersebut tidak terlihat, terdengar, dan terasa aneh.

Contoh saja jika kamu mengisi suara animasi yang sedang bermain judi di SBobet, jika anda kalah maka keluarkan lah suara emosi seperti sedang kalah, dan jika berhasil menang tentu harus terdengar antusias dan gembira. Nah, kira-kira siapa saja ya yang berhasil mengisikan suara animasi? Berikut ini adalah list dari para Dubber Hollywood pada animasi tersukses sepanjang masa!

Angelina Jolie

Dubbing Dari Artis Hollywood Pada Film Animasi Tersukses

Angelina Jolie memang sudah pernah mengisi suara karakter animasi sebanyak 2 kali. Yang pertama saat menjadi Lora di Shark Tale, lalu kemudian Master Tigress di Kung Fu Panda.

The Rock (Dwayne Johnson)

Kalian terbayang tidak pria bertubuh besar mantan pegulat internasional The Rock, atau nama asli nya yaitu Dwayne Johnson mampu mengisi suara film animasi? Ya, Dwayne Johnson berhasil mengisikan suara Maui di film Moana sampai harus bernyanyi karena Disney ini berupa animasi musikal!

Selena Gomez

Kalian pasti sedikit sadar bahwa karakter Mavis di animasi Disney Hotel Transylvania ini diisi oleh Selena Gomez. Ya, suara khas dari penyanyi papan atas ini begitu unik sampai bisa ditebak bahwa pengisi suara animasi tersebut adalah dia. Selena Gomez juga dikabarkan mengisi suara karakter Betsy di animasi Dolittle.

Review: Gnomeo and Juliet

Siapa yang tidak tahu kisah cinta antara Romeo dan Juliet? Bisa dikatakan itu adalah kisah cinta yang romantis namun berakhir tragis. Nah, bagaimana kisah tersebut dilakukan perkembangan dan dibuat kisah yang berbeda dari kisah aslinya? Nah, itulah yang coba dibuat oleh Touchstone, mereka merilis sebuah film animasi di tahun 2011 dengan judul “Gnomeo and Juliet”.

Film ini menggambarkan para Gnome, patung yang biasa berada di kebun dengan topi lancip dan badan pendeknya. Alur cerita yang dibawakannya sendiri mirip dengan alur cerita yang ada pada cerita dari William Shakespeare itu.

Dikisahkan ada 2 kelompok Gnome yang saling berseteru, mereka adalah Gnome merah dan Gnome Biru. Itu dikarenakan pemilik kebun dari mereka masing-masing juga tidak memiliki hubungan yang baik.

Banyak hal yang membuat pemilik rumah mereka yang tinggal bersebelahan ini bertengkar, seperti masalah jemuran, daun pohon, bahkan hal-hal kecil yang tidak perlu dipeributkan.

Pertengkaran mereka itu pun membuat para Gnome yang ada di kebun mereka juga ikut bertengkar, mereka pun sudah berselisih dalam waktu yang lama. Sesekali mereka merencanakan untuk memberikan serangan sebagai pelajaran.

Tapi suatu ketika, anak dari Lady Blueburry si ketua topi merah, Gnomeo, secara tidak sengaja bertemu dengan anak dari Lord Redbrick ketua dari topi merah, yaitu Juliet. Pertemuan itu membuat mereka saling jatuh cinta.

Tetapi mereka sadar kalau itu adalah hal yang tidak mungkin, karena mereka akan ditentang habis-habisan oleh keluarga mereka. Lalu akankah Gnomeo dan Juliet bisa mempertahankan cinta mereka? Atau bahkan mengulang kisah tragis dari apa yang dikisahkan oleh William Shakespeare dalam ceritanya?

Jika Anda merupakan pecinta dari film-film animasi penuh akan warna, film ini bisa menjadi pilihan untuk keluarga Anda bersantai sambil menonton film. Dalam film ini terdapat unsur kelucuan yang menarik, salah satunya ketika para Gnome saling bertengkar dan mencoba mengalahkan satu sama lainnya.

Hal lain yang juga mengundang tawa adalah sahabat baik Juliet, Nanette, si hiasan kolam yang berbentuk kodok, kerap kali membuat penonton tertawa karena tingkahnya.

Selain itu akan ditunjukkan sisi dari para Gnome dengan kehidupannya sebagai Gnome yang terlihat lucu. Meski demikian, tidak semua scene yang ada pada film ini lucu, ada juga kala sedih dan mengharukan yang bisa membuat penonton menitihkan air mata.

Film ini semakin terasa menyenangkan untuk disaksikan dengan tambahan lagu-lagu yang digarap oleh Bernie Taupin dan Elton John. Bagi kalian yang merupakan penggemar dari lagu-lagu Elton John, pasi akan suka dengan film ini,

Ada beberapa musisi yang ikut berpartisipasi dalam lagu-lagu yang ada pada film ini, seperti Lady Gaga, Nelly Furtado, juga Kiki Dee.

Dengan kisah romantis, komedi, bahkan terdapat unsur action yang menggemaskan, membuat film ini cukup patut untuk disaksikan, bahkan tidak kalah dengan film-film Disney yang juga memiliki kualitas cerita dan lagu-lagu berkualitas.

Tetapi salah satu hal yang disayangkan dari film ini adalah mereka menggunakan format 3D yang kurang terasa hidup. Itu membuat beberapa adegan yang ada pada film ini menjadi kurang terasa maksimal.

Nah, itulah ulasan singkat mengenai film dengan judul “Gnomeo dan Juliet” ini, kisahnya menarik dan cocok untuk disaksikan bersama dengan keluarga. Setelah membaca review ini, apakah tertarik untuk menyaksikannya?

Ulasan Film The Call Of The Wild

Ulasan Film The Call Of The Wild

Disney memang tidak pernah berhenti untuk menciptakan film terbaik dengan genre fantasi nya. Salah satunya adalah film The Call Of The Wild ini yang sudah tayang sejak Februari 2020 lalu. Cerita nya sangatlah unik dan dengan latar di tempat dingin atau salju ini semakin membuat orang semakin penasaran akan jalan cerita dari The Call Of The Wild Tersebut.

Sinopsis Cerita Dari The Call Of The Wild

Ulasan Film The Call Of The Wild

Menceritakan sebuah karakter utama yang diperankan oleh Harrison Ford sebagai John Thornton ini yang ingin mendaftarkan diri sebagai pengendara dari anjing kereta salju. Dan memang, ia berniat untuk menjauhkan dirinya dari lingkungan nya yang begitu padat. Serta, disitulah ia bertemu dengan Buck seekor anjing rumahan yang diculik dari majikan nya yang berada di California. Buck sendiri diculik karena memang adanya pencarian besar besaran untuk dijadikan anjing kereta sebab pada saat itu adalah hari yang bertepatan dengan Demam Emas Klondike di tahun 1890-an.

Dan dari sinilah awal cerita dari John Thornton tersebut dimulai ada awal petualangan nya. Mereka berdua mendapatkan tugas untuk mengantarkan beberapa surat di daerah yang ditentukan oleh si perusahaan surat tersebut. Semua medan yang mereka lalui tidak lain adalah daratan es yang begitu dingin dan mengharuskan melawan beberapa binatang buas seperti beruang es lalu penyebrangan antar pulau dan bertemu dengan beberapa ikan hiu.

Tidak cukup sampai disitu saja, setelah melewati daratan es tadi mereka juga harus memasuki hutan – hutan belantara Yukon Alaska. Dan hutan itu terisi dengan berbagai hewan liar layaknya beruang Grizzly yangs sangat ganas. Namun, si Buck yang tadinya hanya sebagai anjing rumahan mampu melawan semua halangan tadi termasuk beberapa beruang, macan serta ular besar dan mereka mampu untuk melewati itu semua.

Keseruan film ini terletak pada perjalanan mereka hingga sampai ketempat tujuan dari pengantaran surat tersebut. Itulah beberapa cerita singkat serta sinopsis dari The Call Of The Wild Ini. Dan ternyata, film ini juga merupakan satu satunya film yang mendapatkan donasi terbesar dari seorang bandar judi online terpercaya di indonesia.

Sebagai salah satu situs judi online terpercaya, donatur tersebut juga memberikan beberapa lahan nya di amerika untuk lokasi shooting. Menjadi salah satu Judi Online tentunya sangat senang untuk membantu kelancaran film tersebut. Maka dari itulah ia sering mendapatkan kepercayaan dari beberapa perusahaan perfilman.

Film Disney dengan Musikalisasi Terbaik Sepanjang Waktu

Selain memiliki kisah yang menarik, faktor lain yang membuat film-film Disney digemari oleh banyak orang adalah musik yang ada pada film-film tersebut. Tak jarang lagu-lagu ini berhasil menembus chart tangga lagu ketika filmnya dirilis.

Berikut ini adalah beberapa film Disnet dengan musikalisasi terbaik sepanjang sejarah.

Film Musikalikasi Terbaik Disney

1.Mary Poppins

Mary Poppins adalah filmyang merupakan perpaduan sempurna dari petualangan, keseruan, komedi, cerita, sampai ke musikalisasi yang ada di dalam film ini. Musiknya ikonik dan juga British Accent yang terdapat di dalam film ini menambah kesan menarik dalm film ini. Untuk yang mengaku tidak menyukai film drama musical, mungkin belum pernah menyaksikan film satu ini.

2.Beauty And the Beast

Yang kedua ada film Beauty and The Beast, sebauh film yang merupakan film animasi pertama yang dinominasikan sebgaai film terbaik di Academy Awards. Ini adalah sebuah perpaduan sempurna untuk animasi, film, musik, dan cerita yang memang direncanakan Disney ketika mereka memulai membuat film ini. Tidak ada yang bisa menandingi kehebatan Disney dalam membuat ifilm musical di tahun 1991.

3.Aladdin

Siapa yang tidak tahu dengan film Aladdin? Film ini memiliki keseimbangan yang baik anrtara film klasik Disney dengan animasi CGI yang pada kalanya berhasil menembus sebagai yang terbaik pada akhir abad ke 20. Selain itu vokal dari Robin William yang mengisi suara Gennie di film ini menambahkan kesan humor yang menarik untuk sepanjang film.

4.The Nightmare Before Christmas

The Nightmare Before Christmas adalah salah satu dari sedikitnya film stop motion yang Disney miliki. Sejak film ini dirilis, ia berhasil menjadi film liburan terbaik hingga saat ini. Meski memiliki tema yang dark, namun keunikannya dalam membuat halloweeen town yang mencari natal menjadi sebuah inspirasi hingga saat ini.

5.The Little Mermaid

Mengisahkan tentang seorang putri duyung bernama Ariel yang ingin hidup sebagai manusia agar bisa bertemu dengan pangeran yangia cintai sepertinya hingga kini masih menjadi film yang dikenang. Musik-musik yang ada di lagu ini pun dengan mudah diingat oleh mereka yang sudah menyaksikannya. Musik dari Howard Ashman dan Alan Menken sangat booming bahkan hingga sekarang, meski filmnya sudah rilis 3 dekade lalu.

6.Frozen

Mungkin Frozen menjadi salah satu indikator terbaik bagi mereka yang ingin membuat sebuah film animasi yang dicintai oleh banyak orang. Lagu-lagu yang ada pada film ini mungkin terdengar cliche, namun Disney berhasil mengangkat lagu-lagu tersebut masuk ke dalam film yang menjadi hiburan keluarga dan membuatnya menjadi terdengar luar biasa.

7. The Lion King

Bisa dikatakan film ini merupakan salah satu film yang paling dikenali dari Disney pada tahun 1990. Bahkan, ini adalah film yang masih bisa dinikmati dengan baik hingga hari ini. Banyak lagu dari film ini juga yang hingga sekarang masih sering diputar pada film-film lain karena keunikan yang dimilikinya.

8.The Jungle Book

Terakhir ada film The Jungle Book, yang merupakan film animasi menarik. Ini menjadi film Disney yang bisa menggabungkan animasi yang baik dan fabel unik terbaik hingga hari ini. Musikalisasi yang ada di dalam film ini pun menjadi legend hingga hari ini.

Nah, itulah beberapa film dari Disney dengan konsep musikalisasi menarik hingga hari ini. Dari 8 film yang kami rekomendasikan, adakah film dari Disney terbaik menurutmu?

Film review : Artemis Fowl

Film Artemis Fowl sepertinya selalu mengalami kendala dari masa produksi hingga perilisannya. Pasalnya film ini terjebak selama 20 tahun dalam masa para-produksi, lalu mengalami pergantian penulis naskah, sutradara, sampai ke rumah produksi. Setelah selesai produksi pun, film yang direncanakan tayang pada tanggal 9 Agustus 2020 ini akhirnya tertunda karena merebaknya COVID-19, lalu pihak Disney memilih untuk merilisnya pada Disney+ di tanggal 12 Juni 2020.

Artemis Fowl sendiri merupakan sebuah film yang diangkat dari kisah novel fantasi milik Eoin Colfer. Mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bernama Artemis Fowl, ia masih berusia 12 tahun namun merupakan anak yang jenius dan penuh akan pertimbangan. Artemis sendiri merupakan keturunan dari keluarga dengan otak kriminal yang tinggi.

 Anak yang pandai dalam teknologi ini tidak mempercayai keberadaan peri dan sihir yang ayahnya ceritakan. Namun, pada suatu ketika, sang ayah menghilang. Setelahnya ia mendapati kenyataan kalau semua kisah yang ayahnya ceritakan selama ini merupakan sebuah kenyataan.

Meski novel asli dari film ini memiliki banyak penggemar, bukan berati mereka akan menyukai film ini. Pasalnya banyak yang kecewa karena film ini seakan menggerus karakterisasi inovatif serta kecerdikan plot dari Eoin Colfer. Kisahnya menjadi terkesan kusut yang tidak menarik.

Mungkin itu semua karena Disney mengubah film ini menjadi film yang ramah dengan semua usia, itu membuat kisahnya menjadi tampak seperti dongeng klise yang menghilangkan keajaiban yang ada pada novel Artemis Fowl.

Seperti pada umumnya, Artemis Fowl versi Disney ini merupakan pahlawan baik pada umumnya. Padahal sebenarnya ia merupakan sosok yang licik dan bahkan hampir seperti tokoh antagonis. Meski demikian, karena motivasinya yang manusiawi, membuat para pembaca tetap menyukai tokoh ini.

Lalu tokoh jahat yang ada pada film ini digambarkan dengan sosok bertudung yang tidak pernah diperlihatkan wajahnya. Selain itu suaranya yang aneh membuatnya tidak terkesan mengintimidasi sama sekali.

Untuk fokus yang bisa menjalin rangka dari cerita, ada sebuah benda ajaib yang diberi nama The Aculos. Artemis berusaha untuk bisa mendapatkan benda itu dari para peri untuk menebus ayahnya yang diculik oleh sang penjahat bernama Opal Koboi.

Selain itu terdapat bagian yang membuat penonton terheran-heran, itu karena Disney seakan memdatkan film ini dan mengejar durasi. Seperti pada bagian di mana Artemis yang bermusuhan dengan seorang peri bernama Holly Short, namun pada emis berikutnya mereka berteman baik.

Namun sisi baik dari film ini adalah efek CGI-nya yang tidak mengecewakan. Dengan biaya produksi yang mencapai $125 Juta, itu benar-benar nampak dari visual yang Disney berikan, terutama pada keindahan kota yang peri tinggali.

Lagu yang digunakan untuk film ini juga tidak mengecewakan, karena melodi tradisional Irlandia seakan menyatu dengan jalannya film.

Pada akhir kisah film ini menunjukkan kalau akan ada sekuel untuk Artemis Fowl. Namun, kami harapkan Disney bisa melihat komentar kurang hangat dari para penggemar novel ini dan melakukan evaluasi kembali. Semoga juga Disney dapat mencoba memahami kisah novel fantasi Artemis Fowl. Karena meski merupakan karakter yang anti-hero, tetap ada moral yang bisa diambil dari kisah tersebut.

Untuk yang tertarik menyaksikan Artemis Fowl, kalian bisa coba menyaksikannya melalui Disney+, ya! Meski cukup mengecewakan, film ini sebenarnya masih asik jika ditonton untuk mengisi waktu luang!

Film Animasi Pendek : Bao

Sering kali di awal sebuah film Disney X Pixar kita melihat sebuah film animasi pendek yang menarik untuk juga disimak. Bahkan banyak di antara film animasi pendek itu memberikan kesan yang mendalam bagi yang menyaksikannya. Salah satu film animasi pendek yang disambut baik oleh penonton adalah yang berjudul Bao.

Animasi pendek yang disutradarai oleh sutradara perempuan pertama dari rumah produksi Disney Pixar, Domee Shi. Film animasi pendek ini ditampilkan sebelum para penonton mulai menyaksikan The Incredibles 2.

Ibu dari Domee Shi merupakan seorang imigran keturunan Cina dan Kanada. Ia berlaku sebagai konsultan budaya di dalam film. Salah satu keahlian sang ibu adalah membuat dim sum, itu sangat membantu Shi untuk memastikan kalau adegan pembuatan Bao dalam animasi ini menjadi lebih akurat.

Bao memiliki kisah sederhana, namun bisa menyentuh hati. Dikisahkan seorang wanita yang berasal dari Cina, ia sudah mulai menua namun kesepian. Sang suami pun terlihat tidak begitu sibuk, sehingga mereka jarang berbicara meski singkat.

Pada awal animasi, terlihat wanita itu tengah membuat dim sum. Cara ia membuat dim sum seakan menggambarkan kalau ia memang sudah ahli dalam hal tersebut. Setelah matang, ia menyajikannya dan disantap bersama dengan sang suami yang terburu-buru ketika makan dan langsung berangkat bekerja.

Ketika hendak menghabiskannya, Bao buatannya tiba-tiba hidup. Lalu tumbuh kaki dan tangan yang membuatnya seakan menyerupai bayi manusia.

Kegembiraan ditunjukkan sang ibu saat menerima Bao untuk masuk ke dalam hidupnya. Sang wanita itu merawat Bao dengan penuh kasih sayang. Ia memberikan Bao makanan, menjaganya dengan penuh kasih sayang, mengajaknya berbelanja, tai Chi, dan lainnya.

Tapi Bao merasa sang ibu merasa terlalu over protective padanya, padahal ibu ini khawatir pada Bao. Itu membuat Bao menjadi sosok yang pembangkang dan terkesan menjadi anak yang nakal. Ia bahkan memilih untuk pergi bersama dengan teman-temannya dibandingkan makan dengan sang ibu.

Sampai sang Bao tumbuh dewasa. Bao seakan tumbuh dengan cepat, ia tidak lagi Bao menggemaskan seperti awal ia mengasuhnya. Ketika Bao sudah tumbuh menjadi sosok dewasa, ia menunjukkan sikap yang berbeda. Ia seakan lupa dengan ‘Rumah’ dan melupakan siapa yang selama ini sudah merawatnya. Tentu sang ibu merasa sedih dan kecewa.

Ketika Bao berniat meninggalkan rumah, sang ibu melarangnya. Hingga pada puncaknya kekesalan dan kesedihan sang ibu menjadi satu, ia memakan Bao, Ibu melakukan itu agar Bao tidak semakin memiliki sikap yang buruk.

Sang ibu seakan menyesali perbuatannya, ia menangis semalaman. Tetapi hal mengejutkan terjadi, ketika ia melihat seorang yang mirip Bao, namun dalam bentuk manusia, datang ke kamarnya. Ternyata selama ini sang ibu memvisualisasikan sang anak dalam bentuk Bao.

Pada akhir adegan, mereka seakan memupuk rindu. Ada juga wanita yang pernah dibawa Bao sebelumnya, seakan benar-benar menunjukkan kalau Bao memang merupakan visualisasi dari yang anak.

Dalam kisahnya akan ditunjukkan perjalanan naik dan turun antara hubungan dari orang tua dan anak, namun anaknya dalam gambaran Bao. Ini cukup mirip dengan kisah Manusia Roti jahe, namun Bao lebih ke versi Cina.

Bao merupakan salah satu film animasi pendek terbaik dari Disney Pixar, bahkan sudah memenangkan banyak penghargaan. Tentunya itu tidak terlepas dari pesan yang bisa kita tarik dari film pendek satu ini.